Minggu, 23 Februari 2020
  Polisi segera Gelar Perkara Kasus Siwi Widi Purwanti | Jokowi Instruksikan Gubernur dan Kapolda Riau Selesaikan Konflik Lahan Gondai | | Presiden Jokowi Serahkan SK Perhutanan Sosial | Gubri Syamsuar Tanggapapi Kasus 3 Proyek PLTS | KPK Panggil Empat Pegawai Waskita Karya
 
 
Sabtu, 22/02/2020 - 08:43:19 WIB
Polisi segera Gelar Perkara Kasus Siwi Widi Purwanti
Sabtu, 22/02/2020 - 08:38:29 WIB
Jokowi Instruksikan Gubernur dan Kapolda Riau Selesaikan Konflik Lahan Gondai
Sabtu, 22/02/2020 - 08:37:08 WIB

Sabtu, 22/02/2020 - 08:32:32 WIB
Seluas 73,6 Ribu Hektar di Riau
Presiden Jokowi Serahkan SK Perhutanan Sosial
Sabtu, 22/02/2020 - 08:24:12 WIB
Melalui Dinas ESDM Provinsi Riau
Gubri Syamsuar Tanggapapi Kasus 3 Proyek PLTS
Jumat, 21/02/2020 - 11:27:03 WIB
Sebagai Saksi Kasus Proyek Fiktif
KPK Panggil Empat Pegawai Waskita Karya
Jumat, 21/02/2020 - 11:16:22 WIB
Presiden Tinjau dan Resmikan Rehabilitasi Madrasah di Pekanbaru
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Kamis, 18/10/2018 - 18:49:33 WIB
Trump Minta Bukti Rekaman Jurnalis Arab Saudi yang Hilang kepada Turk
 
Hukum
5 Tahun Beroperasi
Polisi Ringkus Pengedar Heroin

Hukum - - Senin, 03/02/2020 - 15:36:36 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Yusri Yunus (tengah) pimpin konferensi pers penungkapan kasus narkotika jenis heroin, di Mapolda Metro Jaya, Senin (3/2/2020). [ANTARA/FIanda Rassat]
Jakarta, Riausidik.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya meringkus komplotan pengedar heroin yang saat diperiksa mengaku sudah lima tahun mengedarkan barang haram tersebut.

"Ini untuk beroperasi kurang lebih sudah selama lima tahunan sedangkan untuk pasarnya mereka punya komunitasnya, ini yang masih didalami," kata Kanit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Dicky Bachriel di Polda Metro Jaya, Senin.

Konsumen heroin tersebut diduga berasal dari kalangan menengah ke atas, dilihat dari harga barang haram tersebut yang terbilang tinggi yakni sekitar Rp3 juta per gram.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan awalnya ada empat anggota komplotan pengedar heroin yang berhasil diamankan petugas yakni JAJ, D, SW dan A.

"Empat tersangka berhasil diamankan, salah satunya dengan inisial JAJ terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat dilakukan penggeledahan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin.

Setelah dilumpuhkan, petugas langsung melarikan JAJ ke rumah sakit terdekat, namun JAJ akhirnya meninggal di tengah perjalanan menuju rumah sakit.

Tersangka JAJ diketahui sebagai bandar besar heroin, karena saat dilakukan penggeledahan dilokasi penyimpanan miliknya petugas menemukan hampir satu kilogram heroin.

Ketiga pelaku lainnya kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved