Sabtu, 14 Desember 2019
  KPK Panggil 7 Saksi Penyidikan Kasus Suap Pengadaan Pesawat Garuda | Mahfud MD Temui Kapolri Bahas Kesiapan Pengamanan Operasi Lilin | Jokowi: Murni Kompetisi Bukan Penunjukan | Presiden Jokowi sudah Kantongi Nama Dewan Pengawas KPK | KPK Geledah Kantor BPR Indramayu | DPC PDIP Kampar Gelar Rapat Rutin
 
 
Kamis, 12/12/2019 - 15:39:44 WIB
KPK Panggil 7 Saksi Penyidikan Kasus Suap Pengadaan Pesawat Garuda
Kamis, 12/12/2019 - 15:35:02 WIB
Mahfud MD Temui Kapolri Bahas Kesiapan Pengamanan Operasi Lilin
Kamis, 12/12/2019 - 15:27:55 WIB
Soal Pencalonan Gibran
Jokowi: Murni Kompetisi Bukan Penunjukan
Rabu, 11/12/2019 - 10:41:23 WIB
Presiden Jokowi sudah Kantongi Nama Dewan Pengawas KPK
Rabu, 11/12/2019 - 10:34:33 WIB
KPK Geledah Kantor BPR Indramayu
Rabu, 11/12/2019 - 09:57:04 WIB
Bersama Pimpinan Anak Cabang
DPC PDIP Kampar Gelar Rapat Rutin
Rabu, 11/12/2019 - 09:38:30 WIB
Tidak Gubris Perintah Walikota
Lsm: Siapa Walikota Pekanbaru, Edward atau Firdaus?
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Kamis, 18/10/2018 - 18:49:33 WIB
Trump Minta Bukti Rekaman Jurnalis Arab Saudi yang Hilang kepada Turk
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
 
Hukum
KPK Telusuri Aliran Dana kepada Pejabat Suap Proyek di Indramayu

Hukum - bf/ant/mn - Jumat, 15/11/2019 - 12:48:35 WIB
Juru Bicara Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/11/2019). [nt]
Jakarta, Riausidik.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan aliran dana terhadap pejabat-pejabat di Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam penyidikan kasus-kasus suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun 2019.

Untuk menelusurinya, KPK pada Kamis memeriksa tiga saksi untuk tersangka Bupati Indramayu nonaktif Supendi (SP).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis mengatakan bahwa dugaan aliran dana itu berasal dari pihak swasta, khususnya untuk pengaturan proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu.

"Ada tiga saksi yang kami periksa juga hari ini untuk tersangka SP. Kami fokus pada aliran dana, jadi dugaan aliran dana dari sejumlah pihak swasta misalnya pada pejabat-pejabat di Pemkab Indramayu, khususnya terkait pengaturan proyek PUPR di Indramayu tersebut," ucap Febri.

Adapun tiga saksi yang diperiksa, yakni Dirut PDAM Kabupaten Indramayu Tatang Sutardi, Direktur PT Wijaksana Putra Mulya Kaswadi, dan Direktur PT Rizki Daya Cipta Rizki Ramadani.

Selain Supendi, KPK juga telah menetapkan tiga tersangka lainnya, yaitu Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah (OMS), Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Wempy Triyono (WT), dan Carsa AS (CAS) dari unsur swasta.

Dalam kasus tersebut, Supendi, Omarsyah, dan Wempy diduga sebagai pihak penerima suap. Sedangkan sebagai pemberi, yakni Carsa.

Pemberian yang dilakukan Carsa pada Supendi dan pejabat Dinas PUPR diduga merupakan bagian dari komitmen "fee" 5 sampai 7 persen dari nilai proyek.

Supendi diduga menerima total Rp200 juta, yaitu Mei 2019 sejumlah Rp100 juta yang digunakan untuk THR, 14 Oktober 2019 sejumlah Rp100 juta yang digunakan untuk pembayaran dalang acara wayang kulit dan pembayaran gadai sawah.

Kedua, Omarsyah diduga menerima uang total Rp350 juta dan sepeda dengan rincian dua kali pada Juli 2019 sejumlah Rp150 juta, dua kali pada September 2019 sejumlah Rp200 juta, dan sepeda merk NEO dengan harga sekitar Rp20 juta.

Wempy diduga menerima Rp560 juta selama lima kali pada Agustus dan Oktober 2019.

Uang yang diterima Omarsyah dan Wempy diduga juga diperuntukkan untuk kepentingan Supendi, pengurusan pengamanan proyek, dan kepentingan sendiri. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved