Jum'at, 24 Januari 2020
  Bupati: Pengelola Harus Transparan dan Tertib Administrasi | Kadis PUPR Rohul Anton Beda Pendapat dengan Rekanan | Polri Gagalkan Penyelundupan Seperempat Ton Ganja | Polisi Tangkap Dua Warga Pemilik Sabu-sabu di Abepura | Berikut Alasan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun | Polda Jambi Siagakan Pasukan 350 Personel
 
 
Kamis, 23/01/2020 - 10:56:14 WIB
Dana BUMdes Harus Dievaluasi
Bupati: Pengelola Harus Transparan dan Tertib Administrasi
Kamis, 23/01/2020 - 10:51:28 WIB
Kasus Proyek Jembatan Jembatan Sei. Pelanduk
Kadis PUPR Rohul Anton Beda Pendapat dengan Rekanan
Kamis, 23/01/2020 - 10:08:09 WIB
Lewat dengan Menggunakan Truk Durian
Polri Gagalkan Penyelundupan Seperempat Ton Ganja
Kamis, 23/01/2020 - 10:04:57 WIB
Polisi Tangkap Dua Warga Pemilik Sabu-sabu di Abepura
Kamis, 23/01/2020 - 10:02:03 WIB
Ajukan Grasi kepada Presiden
Berikut Alasan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun
Kamis, 23/01/2020 - 09:57:04 WIB
Memasuki Perayaan Imlek
Polda Jambi Siagakan Pasukan 350 Personel
Selasa, 21/01/2020 - 13:50:51 WIB
Kasus PT Peputra Supra Jaya Kuasai Hutan Negara
Aktifis Desak Kejari Pelawan Eksekusi Tersangka
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi
Kamis, 18/10/2018 - 18:49:33 WIB
Trump Minta Bukti Rekaman Jurnalis Arab Saudi yang Hilang kepada Turk
 
Polda Riau
Diduga Kuat Terkait Kelompok JAD
Bripda Nesti Telah Dipecat dari Institusi Polri

Polda Riau - apd/ant/mn - Sabtu, 12/10/2019 - 11:28:14 WIB
Bripda Nesti Diduga Terkait Kelompok JAD. [nt]
Jakarta, Riausidik.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Bripda Nesti Ode Samili (23) telah dipecat dari institusi Polri, menyusul Nesti yang terdeteksi terpengaruh kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Dia sudah dipecat," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

Dedi mengatakan Polri tidak pandang bulu dalam menangani kasus terorisme.

"Kami tegas, siapapun, baik masyarakat atau polisi yang masuk jaringan teroris, kalau terbukti akan dihukum," katanya.

Dari hasil pemeriksaan Densus 88 Antiteror, Nesti diduga terpengaruh paham radikal cukup dalam, meski awalnya Nesti mempelajari paham radikal secara otodidak
​​​​​melalui media sosial.

Polisi menyebut Nesti terkait dengan kelompok JAD Bekasi dengan pimpinan selnya, Abu Zee Ghuroba alias Fazri Pahlawan yang ditangkap Densus di Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat pada 23 September 2019.

Bahkan kelompok JAD disebut-sebut tengah mempersiapkan Nesti untuk menjadi "pengantin".

"Dia (Nesti) dipersiapkan sebagai suicide bomber," katanya.

Nesti sebelumnya merupakan polwan di Polda Maluku Utara. Ia telah dua kali berurusan dengan Densus 88 Antiteror. Pertama, ia diamankan oleh Polda Jatim di Bandara Juanda, Jawa Timur pada Mei 2019. Terakhir, ia diamankan penyidik Densus 88 di Yogyakarta pada akhir September 2019. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved