Minggu, 19 Mei 2019
  Gubri Tinjau Jalan Tol Kota Pekanbaru - Dumai | Wagub Riau Edy Safari Ramadhan di Rokan Hilir | Gubernur Syamsuar Menangis Saat Santuni Korban | Dinas Kesehatan Kampar Terapkan Kedisplinan Pegawai | Gubri Canangkan Gerakan Riau Berzakat | Tim Safari Pemko Bersilaturrahmi ke Masjid Siti Maryam
 
 
Jumat, 17/05/2019 - 17:12:23 WIB
Bukti Keseriusan Daerah
Gubri Tinjau Jalan Tol Kota Pekanbaru - Dumai
Kamis, 16/05/2019 - 16:44:00 WIB
Disambut Bupati Suyatno
Wagub Riau Edy Safari Ramadhan di Rokan Hilir
Selasa, 07/05/2019 - 17:12:23 WIB
Pahlawan Pemilu yang Meninggal
Gubernur Syamsuar Menangis Saat Santuni Korban
Jumat, 10/05/2019 - 10:07:43 WIB
Selain Wujudkan Pelayanan Kesehatan yang Merata
Dinas Kesehatan Kampar Terapkan Kedisplinan Pegawai
Rabu, 15/05/2019 - 12:14:05 WIB
Gubri Canangkan Gerakan Riau Berzakat
Rabu, 15/05/2019 - 12:10:03 WIB
Tim Safari Pemko Bersilaturrahmi ke Masjid Siti Maryam
Rabu, 15/05/2019 - 11:38:57 WIB
Safari Ramadhan 1440 H di Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampa
Masyarakat sampaikan Ucapan Terimakasih Telah Bangun Jembatan Bagi Kami
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
 
Hukum
KPK Periksa Dirut PT Pupuk Indonesia di Kasus Suap Bowo Sidik

Hukum - rs - Senin, 06/05/2019 - 12:33:37 WIB
Tersangka kasus dugaan suap distribusi pupuk Bowo Sidik Pangarso berada di dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/4/2019).
Jakarta, Riausidik.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Direktur PT Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat pada Senin (6/5/2019).

Aas akan diperiksa dalam kasus dugaan suap terkait transportasi pupuk kepada anggota komisi VI DPR RI dari fraksi Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AWI [Asty Winasti, Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia]," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati Iskak lewat keterangan tertulisnya, Jumat (2/5/2019).

Hari ini KPK pun memanggil Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia Achmad Tossin Sutawikara; dan Komisaris PT Inersia Ampak Engineering Sudiarmanto untuk diperiksa sebagai saksi. KPK menetapkan anggota Komisi VI DPR RI Bowo Pangarso sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada Kamis (28/3/2019).

Tak hanya itu, KPK pun menetapkan Indung selaku orang kepercayaan Bowo, dan General Manager Commercial PT Humpuss Transportasi Kimia Asty Winasti sebagai tersangka.

Bowo diduga menerima suap dan gratifikasi sekitar Rp8 miliar. Dari seluruh uang tersebut, Bowo diduga menerima Rp221 juta dan 85.130 dolar AS dari Asty.

KPK menduga PT Humpuss meminta bantuan Bowo untuk meloloskan kerja sama pengangkutan untuk distribusi pupuk dari PT Pilog (Pupuk Indonesia Logistik).

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menjelaskan, saat petugas KPK menemukan uang tersebut, rupanya uang itu telah dimasukkan ke dalam amplop yang masing-masing berisi pecahan Rp50 ribu atau Rp20 ribu. Jumlah amplop mencapai 400 ribu dan seluruhnya dimasukkan ke dalam 84 kardus besar.

Rencananya, uang itu akan digunakan sebagai untuk "serangan fajar" pada hari H Pemilihan Legislatif pada 17 April mendatang.

Bowo memang mencalonkan diri jadi anggota legislatif melalui Partai Golkar di daerah pemilihan Jawa Tengah II. Atas perbuatannya, Bowo dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan/atau Pasal 128 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. ***


 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
brazilian hair human hair wigs