Kamis, 19 09 2019
  Yasonna: Indonesia Kini Memiliki Hukum Pidana Sendiri | Jokowi: Penjegahan Karhutla, Kita Lalai Lagi | Presiden Jokowi Tiba di Pekanbaru | Ketua KPK Lantik Cahya H Harefa sebagai Sekjend KPK | Jokowi: Tidak Boleh Diisi Politisi, Birokrat, dan Aparat Hukum | Pemerintah Kerahkan 50 Helikopter Untuk Padamkan Kebakaran Hutan di Riau
 
 
Kamis, 19/09/2019 - 03:53:19 WIB
RUU KUHP Dibahas Selama 4 Tahun
Yasonna: Indonesia Kini Memiliki Hukum Pidana Sendiri
Senin, 16/09/2019 - 17:12:08 WIB
Presiden Pimpin Retas Malam Hari di Pekanabru
Jokowi: Penjegahan Karhutla, Kita Lalai Lagi
Senin, 16/09/2019 - 12:47:22 WIB
Tengah Kabut Asap Kebakaran Hutan
Presiden Jokowi Tiba di Pekanbaru
Senin, 16/09/2019 - 06:03:09 WIB
Ketua KPK Lantik Cahya H Harefa sebagai Sekjend KPK
Senin, 16/09/2019 - 04:10:07 WIB
Presiden Setujui Dewan Pengawas KPK
Jokowi: Tidak Boleh Diisi Politisi, Birokrat, dan Aparat Hukum
Senin, 16/09/2019 - 03:52:24 WIB
Pemerintah Kerahkan 50 Helikopter Untuk Padamkan Kebakaran Hutan di Riau
Sabtu, 14/09/2019 - 01:37:54 WIB
Ditemukan Sejumlah Indikasi Penyimpangan
Lsm Minggu Depan Laporkan Proyek Polsek Sikijang di Kejati Riau
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Kamis, 18/10/2018 - 18:49:33 WIB
Trump Minta Bukti Rekaman Jurnalis Arab Saudi yang Hilang kepada Turk
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
 
Pekanbaru
DPRD dan Pemko Temui Menteri PPPA

Pekanbaru - rs - Jumat, 22/03/2019 - 11:01:53 WIB
DPRD dan Pemko Temui Menteri PPPA, bahas Ranperda Kota Layak Anak.
Pekanbaru, Riausidik.com - Pansus Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelanggaraan Kota Layak Anak bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Pekanbaru mengunjungi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk berkonsultasi.

Penanggungjawab Pansus, Ir. Nofrizal, MM mengatakan tujuan dibentuknya Ranperda ini untuk memenuhi indikator kota layak anak yang mesti dijadikan tolak ukur atas keberlangsungan hak anak, yakni adanya peraturan perundang-undangan dan kebijakan untuk pemenuhan hak anak (Perda, Perwako, Instruksi, Edaran).

"Penyusuanan Ranperda ini kita nilai sangat penting untuk memenuhi hak-hak anak, serta memberikan pelindungan hukum kepada anak. Menurut aturannya untuk menciptakan kota layak anak harus melalui beberapa tahapan dan katogori yang harus dipenuhi. Untuk tahun 2019 ini Pekanbaru baru mendapat predikat kota layak anak tingkat Madya. Ada beberapa tingkatan lagi seperti utama baru ditetapkan sebagai kota layak anak," ungkap Nofrizal Rabu (20/3).

Menurut Nofrizal dengan dibentuknya Ranperda kota layak anak ini kedepan persoalan-persoalan yang menyangkut hak anak bisa dipenuhi, seperti halnya fasilitas atau arena bermaian anak ditingkatkan, ruang terbuka hijau, kebebasan berbicara, serta menekan angka kekerasan pada anak, memperkerjakan anak dibawah umur dituntaskan dan berbagai persoalan lainnya.

Setelah melakukan konsultasi ke Kementerian, Pansus dan Dinas PPPA kota Pekanbaru akan kembali melakukan pembahasan dengan melibatkan berbagai lembaga yang memiliki kepedulian kepada anak, serta melibatkan tim akademis dalam penyusunan ranperda kota layak anak. ***

 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved