Minggu, 20 Oktober 2019
  Bripda Nesti Telah Dipecat dari Institusi Polri | Kemenperin Hapus Regulasi Penghambat Ekspor | Prabowo Akan Hadiri Pelantikan Jokowi Sebagai Presiden RI | Akan Ada Wakil Papua di Kabinet 2019-2024 | Bupati HM Wardan Buka Lomba Cipta Menu Ikan Tahun 2019 | Ini Identitas Pelaku Penusuk Wiranto di Pandeglang
 
 
Sabtu, 12/10/2019 - 11:28:14 WIB
Diduga Kuat Terkait Kelompok JAD
Bripda Nesti Telah Dipecat dari Institusi Polri
Sabtu, 12/10/2019 - 11:20:04 WIB
Antisipasi Resesi Global
Kemenperin Hapus Regulasi Penghambat Ekspor
Sabtu, 12/10/2019 - 10:19:46 WIB
Periode 2019-2024
Prabowo Akan Hadiri Pelantikan Jokowi Sebagai Presiden RI
Sabtu, 12/10/2019 - 10:12:02 WIB
Diumumkan Setelah Pelantikan Presiden
Akan Ada Wakil Papua di Kabinet 2019-2024
Kamis, 10/10/2019 - 14:36:43 WIB
Bupati HM Wardan Buka Lomba Cipta Menu Ikan Tahun 2019
Kamis, 10/10/2019 - 14:19:50 WIB
Akibat Luka Tusuk, Wiranto Dilarikan di RSUD
Ini Identitas Pelaku Penusuk Wiranto di Pandeglang
Kamis, 10/10/2019 - 14:01:16 WIB
Pelaku Pakai Pisau
Detik-detik Wiranto Diserang di Pandeglang
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Kamis, 18/10/2018 - 18:49:33 WIB
Trump Minta Bukti Rekaman Jurnalis Arab Saudi yang Hilang kepada Turk
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
 
Nasional
Presiden Silaturahmi Dengan Petani Tebu
Jokowi Pelajari Usulan Kenaikan Harga Gula

Nasional - FID/OJI/ES - Kamis, 07/02/2019 - 08:24:54 WIB
Presiden Jokowi berdialog dengan perwakilan petani tebu yang tergabung dalam APTRI, dalam silaturahmi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/2) sore. [Foto: OJI/Humas]
Jakarta, Riausidik.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta waktu sekitar satu minggu untuk mempelajari usulan para petani tebu agar pemerintah menaikkan harga beli gula dari petani, dari yang berlaku saat ini sebesar Rp9.700/kg menjadi Rp10.500/kg.

“Tolong saya diberi waktu, diberi waktu seminggu. Saya nanti akan undang Pak Mitro, mungkin dari DPD kita undang, dari APTRI untuk berbicara mengeni ini. Jangan saya baru tahu suruh memutuskan, kaliru nanti saya,” kata Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan para petani tebu yang tergabung dalam Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/2) sore.

Intinya, semangatnya, lanjut Presiden, adalah menaikkan harga beli gula dari petani. Namun soal berapa kenaikannya belum bisa diputuskan saat ini.

Adapun mengenai bantuan sosial (bansos) tebu dari Kementerian Pertanian sebagaimana dimintakan para petani tebu, juga mengenai kelanjutkan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) yang kini cenderung digantikan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Presiden Jokowi berjanji akan mengurus hal ini karena ini sesuatu yang sangat penting.

Demikian juga dengan sistem bagi hasilnya agar tetap dipertahankan, Presiden berjanji akan menindaklanjutinya.

Menurut Presiden, dirinya akan mendiskusikan masukan-masukan yang disampaikan oleh para petani tebu dengan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APTRI, dan juga tim yang disiapkan dari pemerintah, sehingga dalam waktu segera bisa diperoleh solusi yang ditunggu para petani tebu.

“Yang paling penting tadi memang masalah harga, yang kedua juga akan kita putuskan pabrik-pabrik mana yang harus segera direvitalisasi,” ujar Presiden Jokowi.

Ia mengaku berbicara dengan para pelaku, yaitu petani tebu lebih cepat mengerti dan lebih cepat menindaklanjuti dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan.

“Terima kasih sekali lagi atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian di Istana ini,  dan kita harapkan secepatnya bisa diputuskan hal-hal yang bisa memberikan dampak yang baik kepada seluruh petani tebu yang ada di seluruh tanah air,” pungkas Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikoen, dan Yeni Wahid. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved