Kamis, 22 November 2018
  Pengurus DPW MOI Riau segera Dilantik | DRPD Pelalawan Sahkan APBD TA 2019 menjadi Perda | Presiden: Anak-Anak Muda Tak Perlu Takut Bersaing | Jokowi Hadiri Pembukaan Muktamar XXI IPM | Kapolri Bertemu dengan Wajagung AS | KPK "Habisi" Kepala Daerah Koruptor
 
 
Selasa, 20/11/2018 - 22:53:48 WIB
Persiapan Panitia 99 Persen
Pengurus DPW MOI Riau segera Dilantik
Selasa, 20/11/2018 - 22:11:47 WIB
Sebesar Rp1.468 Triliun
DRPD Pelalawan Sahkan APBD TA 2019 menjadi Perda
Selasa, 20/11/2018 - 15:20:12 WIB
Harus Mampu Respons Perubahan Global
Presiden: Anak-Anak Muda Tak Perlu Takut Bersaing
Selasa, 20/11/2018 - 15:13:45 WIB
Presiden Diikuti Lebih Dari 2.000 Pelajar
Jokowi Hadiri Pembukaan Muktamar XXI IPM
Selasa, 20/11/2018 - 15:04:17 WIB
Peningkatan Kerjasama Bidang Hukum
Kapolri Bertemu dengan Wajagung AS
Selasa, 20/11/2018 - 14:57:01 WIB
Tantangan Bagi Kemendagri
KPK "Habisi" Kepala Daerah Koruptor
Senin, 19/11/2018 - 16:44:00 WIB
Dihadiri Sedko Pekanbaru
PAW 4 Anggota DPRD Pekanbaru Resmi Diparipurnakan
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Ekonomi
Menteri Susi: Sudah Ada 633 Komitmen Ditanda Tangani di OOC 2018

Ekonomi - rs/kc - Selasa, 30/10/2018 - 11:31:42 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti berkeliling menghampiri peserta OOC 2018 di Bali Nusa Dua Conference Center, Senin (29/10/2018).
Jakarta, Riausidik.com - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti mengatakan, dalam gelaran Our Ocean Conference (OOC) 2018 setidaknya ada 633 komitmen yang ditanda tangani para peserta OCC 2018. Kita sudah tanda-tangani sebanyak 633 komitmen.

Melalui konferensi ini, saya berharap kita dapat membuat laut lebih sehat, produktif, dan kita akan melakukannya bersama katanya dalam pembukaan OOC 2018 di Nusa Dua, Bali, Senin (29/10/2018). Susi pun menegaskan, setelah adanya komitmen ini langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah mencari cara yang tepat untuk mengaplikasikannya.

Susi juga mengatakan, perihal pentingnya transparasi dalam proses realisasi komitmen negara-negara yang menandatangani. "Saya berharap melalui konferensi ini dihasilkan komitmen dan transparansi untuk mengembangkan mekanisme nyata untuk menagih semua janji komitmen yang kita beri," kata dia.

Dikutip dari laman resmi OOC 2018, Menteri Susi mengajak semua pemimpin dunia, pengamat laut serta komunitas untuk mengambil bagian dalam OOC 2018.

"Saya ingin mengundang semua orang, semua pemimpin, semua pecinta laut, semua teman samudera untuk datang ke Bali, ke OOC 2018," kata Menteri Susi.

Dalam OOC 2018 akan membahas upaya untuk melindungi lautan, melestarikan sumber daya laut, dan juga bisnis yang berkelanjutan darinya.

"Selain meninjau komitmen sebelumnya, kami juga mengumpulkan komitmen baru dari negara-negara untuk memastikan kesehatan laut kami dan berkelanjutan untuk anak-anak kami, untuk generasi berikutnya," ujar Susi. Gelaran OOC 2018 resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (29/10/2018) waktu setempat.

Selama dua hari, seluruh delegasi mulai dari menteri hingga kepala negara, akan bersama-sama melakukan sejumlah diskusi untuk mencari solusi atas permasalahan laut dan perairan global. ***


 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk