">
 
 
Senin, 25 Maret 2019
  Wakil Bupati Inhil Ikuti Pengajian Dan Silaturrahmi Ulama Nusantara | Kasus Jual Beli Jabatan Kemenag, KPK akan Periksa 12 Saksi di Jatim | Tanggapan KPK Soal Saksi Sebut Aliran Dana Rp1,5 Miliar ke Kemenpora | Minggu Pertama April, Bupati Amril Mukminin Diagendakan Serahkan SK CPNS Formasi 2018 | Sekda Siak Ikuti Rakornas Pengawasan Internal Pemerintah | Pemprov Riau Canangkan Konvergensi Bank Riau Kepri Ke Syariah
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Ekonomi
Pemerintah Buat 100 Kapal untuk Tol Laut

Ekonomi - rs.kc - Senin, 22/10/2018 - 11:56:58 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan peninjauan pengerjaan kapal perintis tol laut di galangan milik PT Stadefast Marine, Pontianak, Kalimantan Barat (23/2/2018).
Lamongan, Riausidik.com - Kementerian Perhubungan membuat 100 kapal untuk mendukung tol laut. "Kemenhub membangun 100 kapal perintis dan tol laut.

Kita memang ingin sebagian sudah selesai, kira-kira akan kita selesaikan dalam waktu dekat ini, termasuk Desember ini beberapa akan diluncurkan," kata Menhub Budi saat kunjungan ke PT.

Daya Radar Utama (DRU), di Lamongan, Sabtu (20/10/2018). Budi mengatakan, 100 kapal ini akan menggantikan kapal-kapal yang sudah dioperasikan oleh Pelni, Djakarta Lloyd dan beberapa perusahaan pelayaran lain.

"Supaya lebih terbukti. Memang tol laut ini adalah tantangan bagi kita untuk memastikan disparitas harga itu terjadi suatu perbaikan, oleh karenanya tol laut ini akan kita lengkapi," sebut dia.

Sementara itu Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo menyebutkan, saat ini PT Daya Radar Utama Lamongan sedang mengerjakan pembangunan delapan unit kapal perintis tipe GT 2.000 dan lima unit kapal jenis kontainer tipe 100 TEUs, Dari jumlah kapal yang dibangun di galangan kapal PT. DRU tersebut, dua unit kapal Perintis GT 2000 telah selesai secara fisik dan sedang menunggu mobilisasi.

"Kapal-kapal yang sedang dibangun oleh PT Daya Radar Utama Lamongan ini merupakan merupakan bagian dari program pengadaan 100 unit kapal pendukung tol laut pesanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan yang akan dioperasikan guna mendukung armada kapal perintis dan kapal tol laut yang sudah ada," ujarnya.

Adapun Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menargetkan seluruh kapal yang dibangun di galangan kapal PT Daya Radar Utama Lamongan ini dapat dioperasikan pada awal 2019 sehingga nantinya kapal tersebut siap untuk difungsikan untuk mendukung program Nawa Cita Pemerintahan Joko Widodo.

Untuk itu, PT DRU Lamongan sedang melakukan percepatan penyelesaian pembangunan kapal milik Ditjen Perhubungan Laut yang proses penyelesaiannya dimonitor oleh Ditjen Perhubungan Laut.

"Pemerintah berharap melalui pembangunan kapal pendukung tol laut seperti ini akan lebih meningkatkan konektivitas antar pulau di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, juga akan meningkatkan roda perekonomian secara nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," katanya. ***


Pemerintah Buat 100
Kapal untuk Tol Laut
Kompas.com - 22/10/2018, 07:40 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan peninjauan
pengerjaan kapal perintis tol laut di galangan milik PT Stadefast
Marine, Pontianak, Kalimantan Barat (23/2/2018)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan peninjauan
pengerjaan kapal perintis tol laut di galangan milik PT Stadefast
Marine, Pontianak, Kalimantan Barat (23/2/2018)(KOMPAS.com/YOHANES
KURNIA IRAWAN)

LAMONGAN, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan membuat 100 kapal untuk
mendukung tol laut.

"Kemenhub membangun 100 kapal perintis dan tol laut. Kita memang ingin
sebagian sudah selesai, kira-kira akan kita selesaikan dalam waktu dekat
ini, termasuk Desember ini beberapa akan diluncurkan," kata Menhub Budi
saat kunjungan ke PT. Daya Radar Utama (DRU), di Lamongan, Sabtu
(20/10/2018).

Budi mengatakan, 100 kapal ini akan menggantikan kapal-kapal yang sudah
dioperasikan oleh Pelni, Djakarta Lloyd dan beberapa perusahaan
pelayaran lain.

"Supaya lebih terbukti. Memang tol laut ini adalah tantangan bagi kita
untuk memastikan disparitas harga itu terjadi suatu perbaikan, oleh
karenanya tol laut ini akan kita lengkapi," sebut dia.

Baca juga: Menhub Ingin Tol Laut Bisa Bantu Distribusi Semen ke
Indonesia Timur

Sementara itu Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo
menyebutkan, saat ini PT Daya Radar Utama Lamongan sedang mengerjakan
pembangunan delapan unit kapal perintis tipe GT 2.000 dan lima unit
kapal jenis kontainer tipe 100 TEUs,

Dari jumlah kapal yang dibangun di galangan kapal PT. DRU tersebut, dua
unit kapal Perintis GT 2000 telah selesai secara fisik dan sedang
menunggu mobilisasi.

"Kapal-kapal yang sedang dibangun oleh PT Daya Radar Utama Lamongan ini
merupakan merupakan bagian dari program pengadaan 100 unit kapal
pendukung tol laut pesanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Kementerian Perhubungan yang akan dioperasikan guna mendukung armada
kapal perintis dan kapal tol laut yang sudah ada," ujarnya.

Adapun Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan
menargetkan seluruh kapal yang dibangun di galangan kapal PT Daya Radar
Utama Lamongan ini dapat dioperasikan pada awal 2019 sehingga nantinya
kapal tersebut siap untuk difungsikan untuk mendukung program Nawa Cita
Pemerintahan Joko Widodo.

Untuk itu, PT DRU Lamongan sedang melakukan percepatan penyelesaian
pembangunan kapal milik Ditjen Perhubungan Laut yang proses
penyelesaiannya dimonitor oleh Ditjen Perhubungan Laut.

"Pemerintah berharap melalui pembangunan kapal pendukung tol laut
seperti ini akan lebih meningkatkan konektivitas antar pulau di seluruh
wilayah Indonesia. Selain itu, juga akan meningkatkan roda perekonomian
secara nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Indonesia," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Buat 100 Kapal untuk Tol Laut", https://ekonomi.kompas.com/read/2018/10/22/074000426/pemerintah-buat-100-kapal-untuk-tol-laut.

Editor : Erlangga Djumena
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk