Jum'at, 18 Januari 2019
  Usai Diperiksa KPK Anggota DPRD Bekasi Hanya Ucapkan Maaf | Pemkab Kampar Serahkan DPA 2019 Kepada OPD | Syamsuar : Siak Kini Jadi Barometer Riau | Kukuhkan IKLAS, Bupati Harris Ajak Berkontribusi bagi Pembangunan Pelalawan | Gedung Baru Puskesmas Bagansiapiapi Diresmikan Bupati Suyatno | Bupati Wardan Minta PDAM dan Rekanan Segera Perbaiki Kebocoran Pipa
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Otomotif
Bahaya Anak Terjebak Dalam Mobil Dengan Cuaca Panas

Otomotif - rs - Senin, 22/10/2018 - 11:45:32 WIB

Jakarta, Riausidik.com - Wafatnya anak berusia 3,5 tahun akibat terjebak di dalam mobil yang terparkir di lapangan luar, Sabtu (20/10/2018), memantik kesadaran bahaya yang dapat timbul dari kendara meski dalam kondisi diam. Bahaya mengintai bukan hanya pada pemilik atau individu yang memiliki dan membawa kendara, tapi bisa juga terhadap orang sekitar. Sebenarnya mengapa berada di dalam kabin mobil dalam kondisi terik matahari bisa berbahaya bagi anak-anak? Dikutip dari Thenational.ae, dalam waktu 20 menit saja temperatur di dalam mobil yang terparkir di luar ruangan akan meningkat hingga 50 derajat Celcius.

"Keadaan ini sangat berbahaya bagi anak-anak terutama saat matahari bersinar bahkan dalam waktu satu menit. Ia akan merasakan dehidrasi, shock dan heatstroke," ucap Marwa Abdelfattah, dokter dari Brightpoint Royal Women Hospital.

Dijelaskan heatstroke dapat terjadi dalam hitungan menit, karena lonjakan drastis suhu kabin tersebut. Kondisinya, bahkan dapat lebih tinggi dari suhu luar ruangan.

Anak-anak di usia dini belum dapat mengatur temperatur tubuh sebaik orang dewasa. Akibatnya badan mereka akan berhenti bekerja saat terpapar temperatur yang tinggi yang berakibat kehilangan kesadaran atau panik bahkan kegagalan organ.

Pengalaman ini juga dapat terjadi pada orang dewasa. Dikutip dari Globalnews.ca, seorang pria 33 tahun yang mencoba berada di dalam kabin mobil di cuaca terik selama 20 menit menggambarkan dirinya tidak dapat bernafas seperti dicekik oleh seseorang.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengungkapkan, untuk berjaga-jaga, selalu biarkan jendela mobil terbuka sekitar dua centimeter. Ini untuk membiarkan sirkulasi udara lancar bila kendaraan terparkir di luar ruangan dan terekspos matahari.

"Paling tepat memang berada di dalam ruangan, terlindung dari panas matahari. Tapi kalau tidak bisa, terpaksa diluar, buka sedikit jendelanya. Tambahannya kita harus selalu mengontrol dan mengawasi kondisi kendaraan satu sampai tiga jam sekali," ucap Sony yang dihubungi Minggu (21/10/2018). ***


 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk