Kamis, 18 Oktober 2018
  Dinas Sumber Daya Air DKI Anggarkan Rp 850 Miliar untuk Pembebasan Lahan | 12 Jabatan OPD Pemkab Inhu Mulai Assesment | Bupati Amril Mukminin Ikut Pertemuan dengan Menko Bidang Kemaritiman dan PUPR di Jakarta | Petani Cabai Bungaraya Ajak Wabup Alfedri Panen Raya | Hari Jadi Kab.Siak, Bupati Siak Beri Penghargaan Bagi OPD Berkinerja Terbaik | Pemkab Kampar Akan Taja Bursa Inovasi Desa
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Pelalawan
Bupati Harris: Honorer Pemda Pelalawan yang Mencaleg Pasti Diberhentikan

Pelalawan - rs - Rabu, 10/10/2018 - 11:53:28 WIB
Bupati Pelalawan HM Harris.
Pelalawan, Riausidik.com - Bupati Pelalawan, HM Harris, kembali menegaskan sikapnya terhadap pegawai honor yang ikut menjadi Calon Legislatif (Caleg) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang.

Bupati Harris memastikan akan memecat para honorer yang saat ini masih bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dan terdaftar sebagai Caleg. Sebagian Pegawai Tidak Tetap (PTT) itu aktif bekerja dan terdaftar di beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), meski namanya masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Pileg tahun 2019.

"Mengenai honorer yang mencaleg, kita sedang lakukan pendataan saat ini. Siapa-siapa saja orangnya," ungkap Harris, Selasa (9/10/2018).

Bupati Harris telah memerintahkan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan untuk menginventarisir ke masing-masing OPD jumlah honorer yang mencaleg melalui surat. Kemudian dicocokan dengan data yang ada di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan.

Setelah datanya didapatkan berdasarkan jumlah dan OPD tempat yang bersangkutan bekerja, langsung diberhentikan tanpa terkecuali. Apalagi Pemda sudah menyurati Kepala OPD sebelumnya terkait pemecatanan honorer yang mencaleg ini.

"Kalau udah dapat (datnya) langsung diberhentikan. Sebelumnya sudah kita surati juga," tergasnya.

Proses pemberhentian honorer yang mencaleg ini sudah dimulai sebelum penetapan DCT Pileg oleh KPU Pelalawan bulan lalu. Para honorer yang mencaleg diminta mundur dari statusnya sebagai pegawai. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk