Jum'at, 14 Desember 2018
  KPK Tangkap Tangan Kepala Daerah di Cianjur | Deddy Mizwar Penuhi Panggilan KPK Jadi Saksi Kasus Suap Meikarta | Sekdako Buka Kawasan Wisata di Embung Air Bandar Raya | Komisi VIII DPR RI Pantau Kegiatan SBSN Kanwil Kemenag Riau | Wan Thamrin Resmi Gubernur Riau Definitif | Presiden Jokowi: Jangan Main-Main dengan Korupsi
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Nasional
13 Parpol yang Usung Caleg Eks Koruptor

Nasional - rs/kc - Jumat, 21/09/2018 - 12:40:46 WIB

Jakarta, Riausidik.com - Hampir semua partai politik peserta pemilu tetap mengusung eks napi koruptor sebagai calon anggota legislatif.

Hal ini terlihat dari daftar caleg tetap yang sudah disahkan oleh Komisi Pemilihan Umum, Kamis (20/9/2018) kemarin. Sebanyak 13 dari 16 parpol peserta pemilu yang mengusung eks koruptor. Hanya PKB, PPP, dan PSI yang daftar calegnya bersih dari bekas napi korupsi.

Berikut daftar parpol yang mengusung caleg mantan narapidana korupsi:

1. Partai Gerindra
Mohamad Taufik, dapil DKI Jakarta 3 Herry Jones Kere, dapil Sulawesi Utara Husen Kausaha, dapil Maluku Utara Alhajad Syahyan, dapil Tanggamus Ferizal, dapil Belitung Timur Mirhammuddin, dapil Belitung Timu.

 2. PDI-P
Idrus Tadji, dapil Poso 4.
 
3. Partai Golkar Hamid Usman, dapil Maluku Utara 3 Heri Baelanu, dapil Pandeglang Dede Widarso, dapil Pandeglang Saiful T Lami, dapil Tojo Una-Una.

4. Partai Nasdem Abu Bakar, dapil Rejang Lebong 4 Edi Ansori, dapil Rejang Lebong 3

5. Partai Garuda Julius Dakhi, dapil Nias Selatan Ariston Moho, dapil Nias Selatan

6. Partai Berkarya Meike Nangka, dapil Sulawesi Utara 2 Arief Armaiyn, dapil Maluku Utara 2 Yohanes Marinus Kota, dapil Ende 1 Andi Muttamar Mattotorang, dapil Bulukumba 3

7. PKS Maksum DG Mannassa, dapil Mamuju 2

8. Partai Perindo -Smuel Buntuang, dapil Gorontalo 6 -Zukfikri, dapil Pagar Alam 2

9.PAN Abd Fattah, dapil Jambi 2 Masri, dapil Belitung Timur 2 Muhammad Afrizal, dapil Lingga 3 Bahri Syamsu Arief, dapil Cilegon 2

13. Partai Hanura Midasir, dapil Jawa Tengah 4 Welhelmus Tahalele, dapil Maluku Utara 3 Ahmad Ibrahim, dapil Maluku Utara 3 Warsit, dapil Blora 3 Moh Nur Hasan, dapil Rembang 4

14. Partai Demokrat Jones Khan, dapil Pagar Alam 1 Jhony Husban, dapil Cilegon 1 Syamsudin, dapil Lombok Tengah Darmawaty Dareho, dapil Manado 4

15. PBB Nasrullah Hamka, dapil Jambi 1

16. PKPI Matius Tungka, dapil Poso 3 Joni Cornelius Tondok, dapil Toraja Utara Nama-nama ini sebelumnya sempat dinyatakan tidak memenuhi syarat berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 20 Tahun 2018 yang melarang mantan napi koruptor.

Namun, mereka mengajukan gugatan dan diloloskan Bawaslu. Belakangan, Mahkamah Agung juga membatalkan PKPU 20/2018 yang melarang eks napi koruptor menjadi caleg karena dianggap bertentangan dengan UU Pemilu.

Akhirnya, KPU pun meloloskan seluruh caleg eks napi koruptor yang diusung oleh parpol. Menurut data KPU, total ada 38 caleg eks koruptor. Jumlah tersebut terdiri dari 12 caleg DPRD Provinsi dan 26 caleg DPRD kabupaten/kota. ***


 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk