Senin, 24 09 2018
  Persyaratan CPNS Bengkalis 2018 | Pembukaan MTQ ke-43 Berlangsung Meriah | Wabup : Komunitas Motor Dapat Bersinergi dengan Pemkab Kampar | Sekda Kampar : Jaga Amanah Jabatan, Tingkatkan Disiplin dan Kinerja | Setwan Minta BPKAD Pekanbaru Tetapkan KIB 17 Mobil Dinas | Wali Kota Tandatangani MoU dengan Eka Hospital
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Pemprov Riau
OPD Pemprov Riau Harus Selektif Jalankan Program Prioritas

Pemprov Riau - rs - Rabu, 11/07/2018 - 12:15:33 WIB
Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.
Riau, Riausidik.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di bayang-bayang rasionalisasi anggaran. Pasalnya, pendapatan daerah terus berkurang setelah disahkannya Perda Pajak Pertalite. Yang mana, dulu pajak Pertalite sebesar 10 persen sekarang turun jadi 5 persen.

Dalam hal ini, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman memberikan pengarahan kepada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) supaya selektif dalam menjalankan program-program yang ada di dinasnya.

"Melihat kondisi yang ada. OPD diminta untuk betul-betul melakukan pencermatan terhadap program-program yang diprioritaskan," kata Gubri yang akrab disapa Andi Rachman di Kantor Gubernur Riau, Selasa (10/7/2018).

Ia pun meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari berbagai sektor yang ada, baik Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan sektor lainnya.

"Sebelum rasionalisasi, kita upayakan dulu dengan mengejar PAD," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Bapenda Provinsi Riau, Indra Putra Yana mengatakan, bahwa target PAD di sektor PKB dan BBNKB tahun 2018 sebesar Rp1,9 triliun dan sekarang sudah tercapai sekitar Rp900 miliar lebih.

"Angka Rp900 miliar ini akan terus bertambah. Insya Allah angka yang telah ditargetkan bisa secepatnya tercapai," ucap Indra. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk