Jum'at, 25 Mei 2018
  Bupati Amril Buka Puasa Bersama Warga di Kecamatan Pinggir | Bupati Amril Minta Masyarakat Jaga Kerukunan Jelang Pilgubri 2018 | Pjs Bupati Inhil Bagikan Takjil Kepada Masyarakat | Diskes Kuansing Fokus pada Program Pembangunan Fisik | DLHK Provinsi Riau Akomodir Izin Kayu Jalur | PPTK Solihin Tutup Mulut Dana Media
 
 
Jumat, 25/05/2018 - 11:41:01 WIB
Bupati Amril Buka Puasa Bersama Warga di Kecamatan Pinggir
Jumat, 25/05/2018 - 11:33:12 WIB
Bupati Amril Minta Masyarakat Jaga Kerukunan Jelang Pilgubri 2018
Jumat, 25/05/2018 - 11:27:07 WIB
Pjs Bupati Inhil Bagikan Takjil Kepada Masyarakat
Jumat, 25/05/2018 - 07:52:33 WIB
Di Tiga Kecamatan
Diskes Kuansing Fokus pada Program Pembangunan Fisik
Jumat, 25/05/2018 - 07:31:13 WIB
Bekerjasama dengan DLH Kuansing
DLHK Provinsi Riau Akomodir Izin Kayu Jalur
Kamis, 24/05/2018 - 22:18:17 WIB
Lsm Minta Pj Bupati Siak Copot ASN Yang Tidak Transparan
PPTK Solihin Tutup Mulut Dana Media
Kamis, 24/05/2018 - 12:35:10 WIB
Zakat Konsumtif Baznas Siak Akan Disalurkan ke 14 Kecamatan Se-Kabupaten Siak
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
Sabtu, 13/08/2016 - 06:43:25 WIB
Olimpiade 2016
Hendra-Ahsan Ditaklukan Endo-Hayakawa
Kamis, 21/09/2017 - 23:18:23 WIB
Ruhut Kritik Prabowo
Netizen Tagih Janji Potong Kuping
Jumat, 12/08/2016 - 12:31:46 WIB
HEBOH! Atlet Korsel Foto Panas Bareng Pesenam Korut
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
 
Nasional
Presiden Hadiri Rakornas, Dana Desa Capai Rp187 Triliun
Jokowi: Jangan Sampai Kembali ke Jakarta

Nasional - FID/JAY/ES - Selasa, 15/05/2018 - 08:50:03 WIB
Presiden Jokowi menyalami para kepala desa peserta Rakornas Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pusat dan Daerah Tahun 2018, di Hall D-2, JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (14/5) pagi. (Foto: JAY/Humas)
Jakarta, Riausidik.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan, Dana Desa yang tahun 2018 ini dianggarkan sebesar Rp60 triliun, dan sejak 2015 lalu keseluruhannya mencapai Rp187 triliun didorong untuk masuk ke desa, supaya perputaran uang ada di desa, di lingkup kecamatan atau maksimal di lingkup kabupaten.

“Yang dulu-dulu itu, uang itu kalau sudah sampai daerah kesedot lagi ke Jakarta. Inilah yang kita harapkan agar uang itu Rp187 triliun dan tahun depan insyaallah akan kita tingkatkan lagi, benar-benar jangan sampai tersedot lagi masuk ke Jakarta,” kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pusat dan Daerah Tahun 2018, di Hall D-2, JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (14/5) pagi.

Oleh sebab itu, Presiden menitipkan jangan sampai Dana Desa Rp187 triliun itu kembali lagi ke Jakarta.

Bagaimana caranya? Menurut Presiden, dalam setiap program, setiap proyek, misalnya membuat jalan desa, membuat embung desa, membuat irigasi desa, misalnya membutuhkan pasir, belinya dari lokal, dari desa itu. Kalau enggak ada ke lingkup kecamatan, tambah Presiden, belinya di situ.

Ada perlu batu, lanjut Presiden, carikan juga di lingkungan desa itu, dari lingkungan kecamatan itu sehingga uangnya biar beredar ke situ terus muter, muter, muter.

“Beli semen juga di desa, di kecamatan juga ada toko semen, ada ndak? Beli di situ biar uangnya muternya di toko-toko itu,” ujar Presiden.

Kepala Negara juga menekankan, karena dalam bekerja itu ada ada pekerja, agar menggunakan 100 persen pekerja dari desa itu, dari desa-desa yang ada proyek itu 100 persen.

“Sehingga yang kita bayar, uangnya juga beredar ke orang-orang di desa kita. Bayar ke Pak A, Pak B, Pak C, Pak D, Pak E semuanya uangnya dipegang oleh ini, semuanya kita harapkan begitu,” tutur Presiden.

Kalau itu terjadi, Rp187 triliun itu mutarnya hanya di desa-desa terus, menurut Kepala Negara, pertumbuhan ekonomi desa dipastikan akan naik, konsumsi masyarakat di desa itu pasti juga akan naik.

“Jangan sampai bangun jalan beli batu, batunya pergi ke kota belinya. Nah, yang dapat yang di kota. Nah teori ekonomi ini kita harus mengerti,” tutur Presiden Jokowi.

Terkait permintaannya kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) agar dilaksanakan padat karya tunai untuk pengerjaan proyek-proyek dari dana desa, Presiden Jokowi menjelaskan, harapannya yang bekerja orang-orang dari desa setempat, dibayar kalau bisa dibayar harian kalau ndak bisa, bisa dibayar mingguan, sehingga akan membuka lapangan pekerjaan yang banyak.

“Bayangkan kalau satu desa, misalnya 1 desa bekerja 100 saja, berarti sudah membuka lapangan pekerjaan 7,4 juta orang di seluruh Indonesia. Kalau 200 yang akan terbuka lapangan pekerjaan 14 juta orang bekerja di situ,” terang Presiden seraya menekankan, kalau cara penggunaan Dana Desa benar akan membuka ekonomi desa, akan membuka lapangan pekerjaan, dan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di desa.

Rakornas Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pusat dan Daerah Tahun 2018 itu diikuti oleh para kepala desa terpilih se-Indonesia, para pendamping lokal desa, perwakilan badan permusyawaratan, pejabat eselon I Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan pimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa PDTT Eko Sandjojo, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk