Jum'at, 14 Desember 2018
  KPK Tangkap Tangan Kepala Daerah di Cianjur | Deddy Mizwar Penuhi Panggilan KPK Jadi Saksi Kasus Suap Meikarta | Sekdako Buka Kawasan Wisata di Embung Air Bandar Raya | Komisi VIII DPR RI Pantau Kegiatan SBSN Kanwil Kemenag Riau | Wan Thamrin Resmi Gubernur Riau Definitif | Presiden Jokowi: Jangan Main-Main dengan Korupsi
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Siak
Plt. Bupati Siak H. Alfedri Serahkan Zakat MAL Kepada Warga Koto Gasib

Siak - hsk - Rabu, 11/04/2018 - 15:08:12 WIB
Penyaluran zakat kosumtif iserahkan secara simbolis oleh Plt. Bupati Siak H. Alfedri ke pada 45 Mustahik yang ada di Kecamatan Koto Gasib Kampung Sri Gemilang selasa 10/04/2018.
Siak, Riausidik.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak melakukan penyaluran zakat kosuntif dan produktif tahap 1 (satu) tahun 2018. Penyaluran zakat kosumtif ini di serahkan secara simbolis oleh Plt. Bupati Siak H. Alfedri ke pada 45 Mustahik yang ada di Kecamatan Koto Gasib Kampung Sri Gemilang selasa 10/04/2018.

Plt. Bupati Siak H. Alfedri di hadapan masyarakat Kampung Sri Gemilang mengatakan, Pemkab Siak mendorong Baznas Kabupaten Siak dalam upaya melakukan pencapaian target pengumpulan zakat pada setiap tahunnya. Hasilnya Baznas Kabupaten Siak saat ini berhasil membentuk UPZ di setiap sumber sumber yang diangap berpotensi menghasilkan dana zakat dari umat muslim. Salah satunya Baznas Kabupaten Siak telah membentuk UPZ Gabungan Kelompok tani (gapoktan) di Kecamatan Bungaraya.

"Kita mengapresiasi Banznas Kabupaten Siak yang telah membentuk UPZ Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kecamatan Bunga Raya di setiap Kampung, Masyarakat kita di Bunga Raya saat ini tidak ragu lagi untuk mengeluarkan zakat pertaniannya, mereka setiap musim panen tiba langsung mengeluarkan zakatnya sebesar 5 % dari total hasil panennya. Alhamdulillah saat ini potensi zakat dari hasil pertanian di Bunga Raya sudah berjalan, langkah baik ini patut di contoh oleh kecamatan lain," terang Alfedri.

Alfedri menjelaskan, potensi zakat di Kabupaten Siak ini cukub besar jika di Bunga Raya dari hitungan Baznas Kabupaten Siak potensi zakat pertanian dari total luas sawah 2.450 hektar pertahun zakatnya mencapai 4 hingga 5 milyar, apa lagi zakat kebunan sawit. Saat ini potensi zakat dari hasil perkebunan sawit di Kabupaten Siak belum di kelola secara maksimal sehingga dari sektor pendapatan zakatnya masih kecil. Selaku pemimpin dirinya selalu mengingatkan masyarakat untuk membayar zakat. Banyar zakat ini merupakan kewajiban umat yang di perintahkan oleh ALLAH, Taallah yang cukub banyak ayat di dalam Al-Quran menerangkan tentang menunaikan zakat.

"Kita mengahapkan daerah kebun sawit atau ekstra kebun yang memiliki koprasi sawit agar di bentuk Unit Pengelola Zakatnya, sehingga dari hasil panen para petani langsung di keluarkan zakatnya. Kita tidak usah kuatir dengan zakat yang kita keluarkan hilang, seluruh dana zakat dikelola oleh lembaga Baznas yang dana terebut berasal dari umat dan akan kita kembalikan lagi bagi kepentingan umat. Tentunya melalui program yang telah di buat oleh Baznas Kabupaten Siak," pungkas Alfedri.

Sementara itu Wakil Ketua 1 Baznas Kabupaten Siak Samparis Bin Tatan mengungkapkan, Penyaluran zakat produktif dan kosuntif ini merupakan tahap pertama tahun 2018. Untuk Kecamatan Koto Gasib zakat kosuntif yang akan di salurkan saat ini berupa beras dan paket sembako yang di peruntukan bagi 45 Mustahik yang akan menerimanya. Sedangkan untuk zakat produktif akan di berikan perindifidu dengan catatan masyarakat harus melampirkan proposal terlebih dahulu. Yang tujuannya pendistribusan zakat nantinya tepat sasaran.

"Kita akan menyalurkan zakat kosumtif bagi 45 Mustahik yang ada di Kecamatan Koto Gasib, zakat teresebut berupa beras 10 kilo dan paket sembako, harapan kita penyaluran zakat produktif ini dapat bermanfaaat bagi barga yang bebar-benar membutuhkan," terang Samparis.

Samparis menjelaskan, Penyaluran zakat MAL kepada masyarakat saat ini, hasil dari pengumulan zakat yang dilakukan oleh UPZ Kecamatan Koto Gasib. Dengan rincian pola kosumtif berjumlah 45 Mustahik dengan jumlah dana yang di keluarkan Rp.31.500 sedangkan pola usaha Produktif di salurkan perorang berjumlah 19 Mustahik dengan jumlah dana Rp. 61 Juta dengan total dana yang di salurkan berjumlah Rp.94,490 Juta.

Untuk serapan dana dari zakat di kecamatan Koto Gasib sangat kecil, berharapnya agar pengolaan dana zakat bertambah, hendaknya UPZ Kecamatan Koto Gasib terlus melakukan sosialisasi kepada umat muslim dan dapat berkerjasama dengan UPZ yang ada di Kampung kampung. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk