Senin, 18 Februari 2019
  KAMMI Siap Mengawal Kebijakan Pemda Kampar | Inilah Program 99 Hari Pertama Khofifah Sebagai Gubernur Jatim | Jokowi: Kita Kalah Jauh Dibanding Negara Tetangga | Indonesia Peringkat 25 Dalam Daya Saing Investasi Migas | Bupati Inhil Ikuti Apel 3 Pilar Gabungan Di Rengat | Bupati Inhil "Tongkrongi" Sosialisasi Penyusunan Renstra Hingga Dini Hari
 
 
Minggu, 17/02/2019 - 23:23:05 WIB
Pelantikan KAMMI Kampar
KAMMI Siap Mengawal Kebijakan Pemda Kampar
Jumat, 15/02/2019 - 22:39:06 WIB
Dilantik oleh Presiden Jokowi
Inilah Program 99 Hari Pertama Khofifah Sebagai Gubernur Jatim
Jumat, 15/02/2019 - 22:33:51 WIB
Presiden Pilih Fokus Bangun Infrastruktur
Jokowi: Kita Kalah Jauh Dibanding Negara Tetangga
Jumat, 15/02/2019 - 22:29:43 WIB
Terbaik di ASEAN
Indonesia Peringkat 25 Dalam Daya Saing Investasi Migas
Kamis, 14/02/2019 - 16:44:45 WIB
Hadapi Pileg Dan Pilpres
Bupati Inhil Ikuti Apel 3 Pilar Gabungan Di Rengat
Rabu, 13/02/2019 - 16:44:50 WIB
Bupati Inhil "Tongkrongi" Sosialisasi Penyusunan Renstra Hingga Dini Hari
Selasa, 12/02/2019 - 15:12:56 WIB
Rencana Strategis Perangkat Daerah
Bupati Inhil Tekankan Seluruh OPD Pahami Perencanaan
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Politik
PDI-P: Jokowi Bisa Saja Calon Tunggal

Politik - Ihsan/kom - Sabtu, 03/03/2018 - 13:03:31 WIB
Presiden Joko Widodo. [nu or id]
Jakarta, Riausidik.com - Wakil Sekjen DPP PDI-P Eriko Sotarduga menilai, ada kemungkinan Presiden Joko Widodo akan menjadi calon tunggal dan melawan kotak kosong dalam pemilihan presiden 2019 mendatang.

"Ada tiga faktor yang bisa saja membuat ( Jokowi) calon tunggal," kata Eriko dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (3/3/2018).

Faktor pertama, kata Eriko, adalah terkait elektabilitas. Ia menegaskan bahwa elektabilitas Jokowi sebagai petahana saat ini jauh lebih besar dari calon-calon lainnya, termasuk dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi lawan terkuatnya.

Kedua, adanya syarat ambang batas pencalonan presiden. Parpol atau gabungan parpol harus mengantongi 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional pada pemilu 2014 lalu untuk bisa mengusung pasangan capres dan cawapres.

Sementara, saat ini sudah 5 parpol menyatakan dukungan ke Jokowi.

Faktor ketiga, adalah keinginan setiap parpol untuk mengincar kemenangan di Pilpres.

"Kalau mencalonkan yang lain mungkin menang tidak? Mereka tak akan ambil resiko mencalonkan yg kalah," kata Eriko.

Kendati demikian, Eriko menegaskan tak ada strategi dari partainya untuk menjadikan Jokowi sebagai calon tunggal. Ia menegaskan, PDI-P menyambut baik apabila muncul banyak penantang bagi Jokowi.

"Kalau ada pemikiran mengarahkan ke calon tunggal tidak ada," kata dia. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk