Jum'at, 14 Desember 2018
  KPK Tangkap Tangan Kepala Daerah di Cianjur | Deddy Mizwar Penuhi Panggilan KPK Jadi Saksi Kasus Suap Meikarta | Sekdako Buka Kawasan Wisata di Embung Air Bandar Raya | Komisi VIII DPR RI Pantau Kegiatan SBSN Kanwil Kemenag Riau | Wan Thamrin Resmi Gubernur Riau Definitif | Presiden Jokowi: Jangan Main-Main dengan Korupsi
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Kuansing
Dianggap Meresahkan Masyarakat
Sepakat, Patung Budha Dipindahkan

Kuansing - Laporan: M Untung - Rabu, 28/02/2018 - 21:09:34 WIB
Ketua Forom Kerukunan Umat Beragama Kuansing H Bakhatiar SAG MM, saat menyampaikan pernyataan, di Aula Kementrian Agama Kabupaten Kuansing, Selasa (27/2). [Foto: M Untung]
Kuansing, Riausidik.com - Sejak beberapa bulan terakhir masyarakat Kuansing merasa resah dengan keberadaan patung Budha yang berada di area perkebunan Duta Palma Nusantara (DPN). Padahal, sebelumnya, patung tersebut sudah diturunkan. Namun tidak lama setelah itu, pihak DPN kembali menaikan patung tersebut.

Menanggapi keresahan tersebut, Forum Kerukanan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kuansing mengadakan pertemuan dengan seluruh tokoh agama, adat dan tokoh masyarakat di Aula Kementrian Agama Kabupaten Kuansing, Selasa (27/2).

Pertemuan yang bertajuk Dialog Kerukunan Umat Beragama se-Kuantan Singingi dihadiri Kapolres Kuansing, AKBP Fibri Karpiananto SH SIK, Kepala Kemenag Drs H Jisman MA, Asisten II Indra Siandy, Kaban Kaban Kesbangpol, Linskar sebagai pembicara.

Dalam dialog tersebut, Ketua Forom Kerukunan Umat Beragama Kuansing H Bakhatiar SAG MM mengatakan bahwa semua elemen sepakat supaya patung Budha yang masih berdiri di area perkebunan sawit DPN tersebut dipindahkan dari Kuansing.

"Dari sekian banyak perwakilan yang diundang, semuanya sepakat patung itu harus dipindahkan dari negeri jalur ini. Disitu ada MUI, LAM, Ninik mamak dan perwakilan dari desa-desa yang ada di Kecamatan Benai. Kami juga kecewa dengan perwakilan dari DPN yang mendatangkan perwakilan perusahaan. Mestinya pihak perusahaan mengutus orang yang bisa memutuskan," kata Bakhtiar.

Bakhtiar juga mengatakan, bahwa sikap toleransi antar umat beragama di Kuansing harus tetap dijaga. Toleransi tersebut harus kedua belah pihak. "Minoritas mestinya tau diri, sedangkan mayoritas tidak boleh arogan dalam menyelesaikan permasalahan," tegas Bakhtiar.

Salah seorang perwakilan Duta Palma Nusantara, Nirwan Sinaga berjanji akan melaporkan hasil dialog tersebut ke pimpinan terkait keresahan masyarakat Kuansing atas berdirinya patung Budha tersebut. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk