Minggu, 25 Februari 2018
  Bupati Meranti Buka Festival Perang Air Meranti | Launching Web GIS Kampar Bersamaan dengan Musrenbang Kabupaten | Satu Tujuan Pembangunan Bersama Pemerintah Daerah Oleh Bapeda Siak. | Pj Bupati Inhil Minta Peserta Jadi Pelopor di Lingkungan Gugus Depan | JM Tak Terbukti Melakukan Pungli, YE Cs Minta Maaf | KPK: Pembentukan TGPF Teror Novel Sudah di Tangan Jokowi
 
 
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
Sabtu, 13/08/2016 - 06:43:25 WIB
Olimpiade 2016
Hendra-Ahsan Ditaklukan Endo-Hayakawa
Kamis, 21/09/2017 - 23:18:23 WIB
Ruhut Kritik Prabowo
Netizen Tagih Janji Potong Kuping
Jumat, 12/08/2016 - 12:31:46 WIB
HEBOH! Atlet Korsel Foto Panas Bareng Pesenam Korut
Sabtu, 16/09/2017 - 19:47:47 WIB
Nasdem Resmi Dukung Khofifah
Ini yang Dilakukan Pihak DPW
Senin, 08/08/2016 - 09:24:00 WIB
Dihujat di Negeri Sendiri
Indonesia Raih Emas untuk Seragam Terbaik Rio 2016
Jumat, 05/08/2016 - 14:09:52 WIB
Jelang Olimpiade
Pemain Bulutangkis Dunia Lee Chong Wei Merasa Tertekan
 
Nasional
Soal Pilpres 2019, Jusuf Kalla : Biar yang Muda-muda Saja

Nasional - nda/dn - Selasa, 13/02/2018 - 15:06:50 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Jakarta, Riausidik.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bicara soal Pilpres 2019. Dia menyatakan tak akan maju lagi sebagai cawapres pendamping capres Joko Widodo (Jokowi) di 2019.

JK tak maju lagi menjadi pendamping Jokowi karena dia merasa sudah cukup tua. Namun dia santai saja bila ada yang mengabarkan bila dirinya akan maju lagi sebagai pendamping Jokowi di 2019.

"Namanya kabar tanya saja yang memberi kabar. Iya kan saya sudah katakan, saya ini mempertimbangkan juga dari segi umur," kata JK di kantornya di Jalan Medan Merdeka Utara, Selasa (13/2/2018).

JK dilahirkan di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942. JK kini sudah berusia 75 tahun. JK mempersilakan tokoh-tokoh yang lebih muda darinya untuk menjadi pendamping Jokowi.

"Biarlah yang muda-muda saja," kata JK.

Sebelumnya, JK pernah mengatakan agar calon penggantinya bersiap-siap. Suksesi lewat hajatan politik lima tahunan adalah hal yang lumrah.

"Pesan ya biasa-biasa. Pergantian sesuai konstitusi saja. Lima tahun-lima tahun. Dan itu ya nanti para calon ada waktu hampir setengah tahun. Tinggal nanti bagaimana calon masing-masin," kata JK di Kantor Wapres pada Selasa (23/1) lalu. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk