Rabu, 15 08 2018
  Rapat APBD Perubahan Pelalawan Dibubarkan, Ini Penyebabnya | Bupati Inhil Kunjungi Korban bencana tanah longsor di Kuala Enok | Polemik JK Jadi Ketua Tim Kampanye Jokowi | Bimbi Ashaika, Dara Provinsi Riau Tahun 2018 Perwakilan Kabupaten Bengkalis | Wakil Bupati Buka Festival Teluk Jering 2018 | Bupati Harris Tinjau Latihan Paskibraka Pelalawan
 
 
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Nasional
Soal Pilpres 2019, Jusuf Kalla : Biar yang Muda-muda Saja

Nasional - nda/dn - Selasa, 13/02/2018 - 15:06:50 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Jakarta, Riausidik.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bicara soal Pilpres 2019. Dia menyatakan tak akan maju lagi sebagai cawapres pendamping capres Joko Widodo (Jokowi) di 2019.

JK tak maju lagi menjadi pendamping Jokowi karena dia merasa sudah cukup tua. Namun dia santai saja bila ada yang mengabarkan bila dirinya akan maju lagi sebagai pendamping Jokowi di 2019.

"Namanya kabar tanya saja yang memberi kabar. Iya kan saya sudah katakan, saya ini mempertimbangkan juga dari segi umur," kata JK di kantornya di Jalan Medan Merdeka Utara, Selasa (13/2/2018).

JK dilahirkan di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942. JK kini sudah berusia 75 tahun. JK mempersilakan tokoh-tokoh yang lebih muda darinya untuk menjadi pendamping Jokowi.

"Biarlah yang muda-muda saja," kata JK.

Sebelumnya, JK pernah mengatakan agar calon penggantinya bersiap-siap. Suksesi lewat hajatan politik lima tahunan adalah hal yang lumrah.

"Pesan ya biasa-biasa. Pergantian sesuai konstitusi saja. Lima tahun-lima tahun. Dan itu ya nanti para calon ada waktu hampir setengah tahun. Tinggal nanti bagaimana calon masing-masin," kata JK di Kantor Wapres pada Selasa (23/1) lalu. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk