Sabtu, 23 Juni 2018
  Plt Bupati Rohil Buka Malam Perayaan Pawai Idul Fitri 1439 H | Absen Hari Pertama Kerja, Tunjangan Selama Sebulan Tidak Akan Dibayarkan | Hari Pertama, Pelayanan di Disdukcapil Normal | Hari Pertama Masuk Kerja, Sekda Bengkalis Sidak di Dua Tempat | Pleidoi Fredrich Yunadi 1200 Halaman Dibacakan Hari Ini | Ini Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman
 
 
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
Sabtu, 13/08/2016 - 06:43:25 WIB
Olimpiade 2016
Hendra-Ahsan Ditaklukan Endo-Hayakawa
Kamis, 21/09/2017 - 23:18:23 WIB
Ruhut Kritik Prabowo
Netizen Tagih Janji Potong Kuping
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Kamis, 02/11/2017 - 18:52:08 WIB
Melompat 19 Tingkat
Kemudahan Berusaha di Indonesia Kini Nomor 72
 
Nasional
Menag Minta Tingkatkan Keamanan Rumah Ibadah

Nasional - fck/kc - Senin, 12/02/2018 - 18:40:39 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Jakarta, Riausidik.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, umat beragama harus meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan pemuka agama masing-masing. Hal tersebut menyusul sejumlah peristiwa penyerangan pemuka agama yang terjadi di Indonesia, beberapa pekan terakhir.

"Kejadian ini harus menjadikan kita umat beragama lebih meningkatkan kewaspadaan kita khususnya kepada para pemuka agama kita sendiri," ujar Lukman di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Senin (12/2/2018).

Kewaspadaan juga harus ditingkatkan oleh umat beragama terhadap rumah-rumah ibadah masing-masing, terutama saat kegiatan peribadatan berlangsung.

Bentuk peningkatan keamanan dari internal itu, lanjut Lukman, dapat dilakukan dengan penempatan CCTV dan penambahan tenaga keamanan.

"Serangkaian peristiwa penyerangan terhadap pemuka agama juga harus menjadi cambuk bagi aparat kepolisin tidak hanya untuk meningkatkan keamanan di rumah ibadah, namun juga mengungkap motif di balik penyerangan tersebut", lanjud Lukman.

Apalagi, salah satu kasus penyerangan pemuka agama, si pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.

"Tentu tidak cukup sebatas memberikan informasi ini dilakukan oleh orang yang hilang ingatan atau tidak waras dan seterusnya. Perlu ada pengungkapan yang lebih jelas apa motif di balik peristiwa ini sehingga umat tidak terpicu atu menduga-duga ini hal yang direkayasa," ujar Lukman.

Di sisi lain, Lukman meminta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada aparat kepolisian untuk menuntaskan perkara pennyerangan pemuka agama itu. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk