Jum'at, 22 Juni 2018
  Plt Bupati Rohil Buka Malam Perayaan Pawai Idul Fitri 1439 H | Absen Hari Pertama Kerja, Tunjangan Selama Sebulan Tidak Akan Dibayarkan | Hari Pertama, Pelayanan di Disdukcapil Normal | Hari Pertama Masuk Kerja, Sekda Bengkalis Sidak di Dua Tempat | Pleidoi Fredrich Yunadi 1200 Halaman Dibacakan Hari Ini | Ini Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman
 
 
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
Sabtu, 13/08/2016 - 06:43:25 WIB
Olimpiade 2016
Hendra-Ahsan Ditaklukan Endo-Hayakawa
Kamis, 21/09/2017 - 23:18:23 WIB
Ruhut Kritik Prabowo
Netizen Tagih Janji Potong Kuping
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Kamis, 02/11/2017 - 18:52:08 WIB
Melompat 19 Tingkat
Kemudahan Berusaha di Indonesia Kini Nomor 72
 
Budaya
Waspada Hujan Lebat
BMKG: Puncaknya Hingga Maret, Ini Wilayahnya

Budaya - EN/Humas BMKG/ES - Rabu, 07/02/2018 - 16:39:41 WIB
Longsor Puncak. [nt]
Jakarta, Riausidik.com - Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Ph.D mengingatkan, bahwa saat ini Wilayah Indonesia masih berada pada periode musim hujan.

Kondisi ini dipengaruhi dari angin baratan yang cukup kuat sejak Januari 2018 dan diprakirakan hingga Maret 2018 wilayah Indonesia masih berada pada periode puncak musim hujan.

“Beberapa wilayah yang berpotensi terjadi hujan sedang-lebat dalam seminggu ke depan, yaitu di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Lampung, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Papua, dan Papua Barat,” terang Dwikorita dalam video konferensi dari Medan, Sumatera Utara, Selasa (6/2) kemarin.

Demikian pula halnya dengan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), menurut Kepala BMKG itu, saat ini memasuki puncak musim hujan, yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat hingga sepekan ke depan.

BMKG memprakirakan, potensi hujan lebat dan angin kencang lebih dari 20 knot berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, meliputi Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Riau, Kepulauan Riau, Laut Jawa, Laut Banda, Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah, NTB, dan Laut Arafuru.

“Potensi angin kencang ini berdampak pada peningkatan gelombang laut dengan tinggi gelombang mencapai 2.5-6 meter di Perairan Utara Kepulauan Anambas, Natuna, Perairan Utara Singkawang, Laut Cina Selatan, dan Laut Natuna Utara,” jelas Dwikorita.

Untuk itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat mewaspadai potensi terjadinya genangan, banjir, dan tanah longsor.

“Waspada hujan lebat disertai angin yang dapat menyebabkan pohon tumbang serta tidak berlindung di bawah pohon ketika terjadi hujan dan petir, “ imbau Dwikorita.

Terkait dengan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti kejadian bencana tanah longsor di Kawasan Puncak, Bogor, dan banjir di beberapa wilayah Jakarta, akibat luapan bendungan Katulampa, dan memakan korban jiwa, menurut Dwikorita, hal ini diakibatkan salah satunya hujan ekstrem yang terjadi di wilayah Puncak Bogor dalam dua hari terakhir berturut-turut.

“Curah hujan yang tercatat sebesar 152 mm/hari dan 164 mm/hari,” ujar Dwikorita. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk