Senin, 10 Desember 2018
  Zumi Zola Terima Divonis 6 Tahun Penjara | Gubernur Edy Rahmayadi Omeli Warga setelah 3 Orang Pingsan di Loket e-KTP | Mendagri : Blangko E-KTP yang Dijual Bebas Tak Bisa Digunakan | Poniman: Yang Rugi Pihak Hotel Furaya | Inisial SH Bodyguard Hotel Furaya Berlagak Preman | Mendagri: Jangan Kampanye Berkedok Khotbah Tapi Isinya Fitnah
 
 
Kamis, 06/12/2018 - 15:39:12 WIB
Zumi Zola Terima Divonis 6 Tahun Penjara
Kamis, 06/12/2018 - 15:28:31 WIB
Gubernur Edy Rahmayadi Omeli Warga setelah 3 Orang Pingsan di Loket e-KTP
Kamis, 06/12/2018 - 15:15:08 WIB
Mendagri : Blangko E-KTP yang Dijual Bebas Tak Bisa Digunakan
Kamis, 06/12/2018 - 12:42:04 WIB
Pakai Jasa Preman ainisial SH
Poniman: Yang Rugi Pihak Hotel Furaya
Rabu, 05/12/2018 - 18:16:15 WIB
Diduga Segaja Disiapkan
Inisial SH Bodyguard Hotel Furaya Berlagak Preman
Rabu, 05/12/2018 - 13:57:51 WIB
Mendagri: Jangan Kampanye Berkedok Khotbah Tapi Isinya Fitnah
Rabu, 05/12/2018 - 13:48:29 WIB
Jokowi : KKB yang Membunuh 31 Pekerja di Papua Diburu Sampai Tuntas
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Nasional
Jokowi Diminta Isi Pos Mensos dari Kalangan Profesional

Nasional - jr/dn - Kamis, 11/01/2018 - 14:33:00 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.
Jakarta, Riausidik.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan segera melakukan perombakan di dalam Kabinet Kerja. Untuk posisi Menteri Sosial, Jokowi diminta memberikan pos tersebut kepada kalangan profesional.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Prof Maswadi Rauf menilai pergantian kemungkinan terjadi di posisi Mensos karena Khofifah telah mengundurkan diri untuk berkontestasi di Pilgub Jatim.

"Jadi memang yang harus diganti itu Mensos, karena sudah mengundurkan diri dan tak dapat jadi menteri. Sedangkan Airlangga masih diperdebatkan. Kalau saya berpendapat untuk Airlangga tidak perlu, kalau ketum partai jadi menteri itu kan masih memungkinkan," kata Maswadi, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, jangan sampai politisi mengorbankan jabatan di partai dengan jabatan di pemerintah. Sebab, posisi tersebut memiliki hubungan erat.

"Rangkap jabatan biasa terjadi, termasuk di negara lain. Pak JK (Jusuf Kalla) juga waktu jadi wakil presiden kan jabat Ketua Golkar juga," tuturnya.

Sementara itu, untuk posisi Mensos, Maswadi mengatakan Jokowi akan terbentur oleh etika politik. Menurutnya, ada kemungkinan Jokowi akan mengisi posisi Khofifah dengan orang yang berasal dari partai yang sama, PKB.

Meski demikian, Maswadi berharap Mensos yang baru memiliki kemampuan dan pengetahuan soal penanggulangan sosial. Selain itu, Mensos yang baru harus punya pengalaman memimpin organisasi.

"Karena memang Khofifah itu PKB, saya pikir mesti etikanya dari PKB. Memang tak ada aturan tertulis, tapi itu etika politik. Jokowi kan juga harus menghargai partai politik yang mendukungnya," ucapnya.

Sebagai jalan tengah, Maswadi mengatakan Jokowi dapat memilih politisi yang berasal dari kalangan profesional. Dalam reshuffle ini, kata Maswadi, Jokowi perlu mempertimbangkan soal soliditas partai-partai pendukung pemerintah.

"Itu bisa diatasi dengan mencari profesional di dalam partai. Semestinya presiden mencari orang di parpol itu yang paling jago. Itu untuk mengurangi kritik dari publik dan itu juga untuk menghargai PKB sebagai parpol pendukung Jokowi," tuturnya.

Sebelumnya, Khofifah sendiri telah mengirimkan surat pengunduran diri sebagai Menteri Sosial kepada Presiden Joko Widodo. Namun, hingga Rabu (10/1) siang, Jokowi mengaku belum membaca surat tersebut.

Jokowi pun berjanji segera membuat keputusan jika surat undur diri Khofifah tersebut telah dibaca dan dipelajarinya.

"Suratnya memang sudah di meja saya, tapi belum saya baca," kata Jokowi.

Sambil berkelakar, Jokowi meminta wartawan tidak terus mendesak dirinya menjawab pertanyaan tersebut. "Kamu jangan maksa-maksa," kata Jokowi lalu tersenyum.

"Kalau belum, suratnya saja isinya (saya) belum ngerti, bagaimana?" imbuh Jokowi.

Khofifah mengundurkan diri dari kabinet gara-gara ikut maju di Pilgub Jawa Timur 2018. Dia berpasangan dengan Emil Dardak sebagai bakal cagub-cawagub. Mereka mendaftar ke KPU Jawa Timur beberapa saat yang lalu, meski harus ada syarat administratif yang perlu dilengkapi. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk