Jum'at, 22 Juni 2018
  Plt Bupati Rohil Buka Malam Perayaan Pawai Idul Fitri 1439 H | Absen Hari Pertama Kerja, Tunjangan Selama Sebulan Tidak Akan Dibayarkan | Hari Pertama, Pelayanan di Disdukcapil Normal | Hari Pertama Masuk Kerja, Sekda Bengkalis Sidak di Dua Tempat | Pleidoi Fredrich Yunadi 1200 Halaman Dibacakan Hari Ini | Ini Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman
 
 
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
Sabtu, 13/08/2016 - 06:43:25 WIB
Olimpiade 2016
Hendra-Ahsan Ditaklukan Endo-Hayakawa
Kamis, 21/09/2017 - 23:18:23 WIB
Ruhut Kritik Prabowo
Netizen Tagih Janji Potong Kuping
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Kamis, 02/11/2017 - 18:52:08 WIB
Melompat 19 Tingkat
Kemudahan Berusaha di Indonesia Kini Nomor 72
 
Hukum
Pembobol Rumah Keluarga Aspidum Kejati Riau Diterjang Timah Panas Jatanras Polda Riau

Hukum - grc/ch - Kamis, 04/01/2018 - 11:28:43 WIB
Foto ilustrasi[nt]
Pekanbaru, Riausidik.com - Tim Eagle dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, meringkus komplotan maling yang membobol rumah keluarga Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Riau. Dua pelaku bahkan terpaksa dihadiahi timah panas lantaran melawan aparat.

Kedua pelaku ditangkap tiga hari setelah beraksi, tepatnya Rabu (3/1/2017) kemarin. Inisial mereka antara lain DTS berumur 21 tahun serta rekannya RR 29 tahun. Hal ini dibenarkan Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto, Kamis (4/1/2017) pagi.

Tertangkapnya komplotan ini setelah kepolisian melakukan penyelidikan, pasca kasus pencurian tersebut dilaporkan. Tak butuh waktu lama bagi aparat dalam mengendus tempat persembunyian mereka. Usut punya usut, pelaku ternyata masih berada di Kota Pekanbaru.

Lalu pada Rabu sore kemarin, Unit Jatanras langsung bergerak menggerebek tempat pelaku berada, tepatnya disalah satu hotel di daerah Panam, Pekanbaru. Ketika itu pelaku sempat melakukan perlawanan kepada aparat kepolisian, sehingga terpaksa diambil upaya tegas dan terukur.

DTS dan RR pun dihadiahi timah panas. Peluru aparat menerjang kaki pelaku hingga keduanya tak berdaya. Setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Rabu malam, keduanya kemudian dibawa ke kantor Ditreskrimum Polda Riau untuk dimintai keterangannya.

"Terhadap keduanya kita lakukan upaya tegas dan terukur karena berupaya melawan. Saat ini mereka sudah kita proses dan mintai keterangan setelah mendapat perawatan di RS Bhayangkara, Polda Riau," singkat Kombes Hadi.

Kata Direktur Reskrimum, keduanya ini merupakan pencuri yang berpengalaman. Bahkan DTS dan RR seorang residivis atas kasus serupa, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat). Saat ini aparat tengah memburu satu orang lagi yang diduga turut terlibat dalam aksinya tersebut.

Diberitakan sebelumnya, para pelaku beraksi pada 31 Desember 2017 lalu. Sasarannya adalah rumah keluarga Aspidum Kejati Riau yang terletak di Kelurahan Tabek Gadang, Kecamatan Tampan. Pembobol rumah ini diduga sudah memantau gerak-gerik penghuninya, karena dia tahu kapan rumah kosong.

Kebetulan saat itu korban sedang tidak berada di rumah, sehingga pelaku dapat leluasa mengacak-acak seisi rumah. Mereka pun sukses melarikan emas, cincin berlian dan satu unit gadget ditaksir senilai Rp100 juta. Hari itu juga korban membuat laporan agar segera ditangani aparat berwajib untuk proses penyelidikan lebih lanjut. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk