Kamis, 18 Januari 2018
  Syamsuar Ajak Masyarakat Bayar Zakat Hasil Tani ke Baznas | Kejati Riau Beri Sinyal Penyidikan Korupsi Dispenda Tuntas pada Januari 2018 | Bupati Amril Keluarkan SE | Azis Ajak Masyarakat Untuk Memakmurkan Masjid | Bupati Inhil Tinjau SDN 011 Desa Sungai Ambat, Enok | KABINDA Provinsi Riau Kunker di Kabupaten Kepulauan Meranti
 
 
Kamis, 18/01/2018 - 11:56:02 WIB
Syamsuar Ajak Masyarakat Bayar Zakat Hasil Tani ke Baznas
Kamis, 18/01/2018 - 11:31:56 WIB
Siapa Tersangka Berikutnya?
Kejati Riau Beri Sinyal Penyidikan Korupsi Dispenda Tuntas pada Januari 2018
Kamis, 18/01/2018 - 11:22:32 WIB
Optimalkan Sumber Pendapatan Daerah
Bupati Amril Keluarkan SE
Kamis, 18/01/2018 - 11:09:18 WIB
Azis Ajak Masyarakat Untuk Memakmurkan Masjid
Kamis, 18/01/2018 - 10:42:48 WIB
Bupati Inhil Tinjau SDN 011 Desa Sungai Ambat, Enok
Kamis, 18/01/2018 - 10:24:52 WIB
KABINDA Provinsi Riau Kunker di Kabupaten Kepulauan Meranti
Rabu, 17/01/2018 - 13:57:48 WIB
3 Perda Disahkan DPRD Riau
Sabtu, 13/08/2016 - 06:43:25 WIB
Olimpiade 2016
Hendra-Ahsan Ditaklukan Endo-Hayakawa
Jumat, 12/08/2016 - 12:31:46 WIB
HEBOH! Atlet Korsel Foto Panas Bareng Pesenam Korut
Senin, 08/08/2016 - 09:24:00 WIB
Dihujat di Negeri Sendiri
Indonesia Raih Emas untuk Seragam Terbaik Rio 2016
Jumat, 05/08/2016 - 14:09:52 WIB
Jelang Olimpiade
Pemain Bulutangkis Dunia Lee Chong Wei Merasa Tertekan
Selasa, 22/11/2016 - 17:14:25 WIB
Sudah Bertemu dengan Prabowo dan Megawati
Akankah Jokowi Temui SBY?
Rabu, 23/11/2016 - 19:46:37 WIB
Setya Novanto Diajukan Kembali jadi Ketua DPR
Ini Respon Presiden Joko Widodo
Kamis, 17/11/2016 - 19:34:27 WIB
Pasca Penetapan Statusnya sebagai Tersangka
Sederet Artis Papan Atas Banjiri Dukungan ke Ahok
 
Hukum
Pembobol Rumah Keluarga Aspidum Kejati Riau Diterjang Timah Panas Jatanras Polda Riau

Hukum - grc/ch - Kamis, 04/01/2018 - 11:28:43 WIB
Foto ilustrasi[nt]
Pekanbaru, Riausidik.com - Tim Eagle dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, meringkus komplotan maling yang membobol rumah keluarga Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Riau. Dua pelaku bahkan terpaksa dihadiahi timah panas lantaran melawan aparat.

Kedua pelaku ditangkap tiga hari setelah beraksi, tepatnya Rabu (3/1/2017) kemarin. Inisial mereka antara lain DTS berumur 21 tahun serta rekannya RR 29 tahun. Hal ini dibenarkan Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto, Kamis (4/1/2017) pagi.

Tertangkapnya komplotan ini setelah kepolisian melakukan penyelidikan, pasca kasus pencurian tersebut dilaporkan. Tak butuh waktu lama bagi aparat dalam mengendus tempat persembunyian mereka. Usut punya usut, pelaku ternyata masih berada di Kota Pekanbaru.

Lalu pada Rabu sore kemarin, Unit Jatanras langsung bergerak menggerebek tempat pelaku berada, tepatnya disalah satu hotel di daerah Panam, Pekanbaru. Ketika itu pelaku sempat melakukan perlawanan kepada aparat kepolisian, sehingga terpaksa diambil upaya tegas dan terukur.

DTS dan RR pun dihadiahi timah panas. Peluru aparat menerjang kaki pelaku hingga keduanya tak berdaya. Setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Rabu malam, keduanya kemudian dibawa ke kantor Ditreskrimum Polda Riau untuk dimintai keterangannya.

"Terhadap keduanya kita lakukan upaya tegas dan terukur karena berupaya melawan. Saat ini mereka sudah kita proses dan mintai keterangan setelah mendapat perawatan di RS Bhayangkara, Polda Riau," singkat Kombes Hadi.

Kata Direktur Reskrimum, keduanya ini merupakan pencuri yang berpengalaman. Bahkan DTS dan RR seorang residivis atas kasus serupa, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat). Saat ini aparat tengah memburu satu orang lagi yang diduga turut terlibat dalam aksinya tersebut.

Diberitakan sebelumnya, para pelaku beraksi pada 31 Desember 2017 lalu. Sasarannya adalah rumah keluarga Aspidum Kejati Riau yang terletak di Kelurahan Tabek Gadang, Kecamatan Tampan. Pembobol rumah ini diduga sudah memantau gerak-gerik penghuninya, karena dia tahu kapan rumah kosong.

Kebetulan saat itu korban sedang tidak berada di rumah, sehingga pelaku dapat leluasa mengacak-acak seisi rumah. Mereka pun sukses melarikan emas, cincin berlian dan satu unit gadget ditaksir senilai Rp100 juta. Hari itu juga korban membuat laporan agar segera ditangani aparat berwajib untuk proses penyelidikan lebih lanjut. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk