Jum'at, 22 Juni 2018
  Plt Bupati Rohil Buka Malam Perayaan Pawai Idul Fitri 1439 H | Absen Hari Pertama Kerja, Tunjangan Selama Sebulan Tidak Akan Dibayarkan | Hari Pertama, Pelayanan di Disdukcapil Normal | Hari Pertama Masuk Kerja, Sekda Bengkalis Sidak di Dua Tempat | Pleidoi Fredrich Yunadi 1200 Halaman Dibacakan Hari Ini | Ini Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman
 
 
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
Sabtu, 13/08/2016 - 06:43:25 WIB
Olimpiade 2016
Hendra-Ahsan Ditaklukan Endo-Hayakawa
Kamis, 21/09/2017 - 23:18:23 WIB
Ruhut Kritik Prabowo
Netizen Tagih Janji Potong Kuping
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Kamis, 02/11/2017 - 18:52:08 WIB
Melompat 19 Tingkat
Kemudahan Berusaha di Indonesia Kini Nomor 72
 
Internasional
Soal Keputusan Presiden AS Donald Trump
Cak Imin Desak Pemerintah Lawan Keangkuhan AS

Internasional - Rilis: PKB - Jumat, 08/12/2017 - 06:56:15 WIB
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar. [Kricom.id]
Jakarta, Riausidik.com - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar, mendesak pemerintah Indonesia menggalang kekuatan internasional, untuk menolak kebijakan sepihak Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem.

Menurut Muhaimin atau Cak Imin, pernyataan Trump soal Yerusalem sebagai ibu kota Israel telah menunjukkan bahwa kebijakan negara Paman Sam di Timur Tengah selalu ambigu, berstandar ganda, serta provokatif. Dan kali ini malah mendukung upaya aneksasi Israel atas Palestina.

“Kami meminta pemerintah Indonesia memprotes keras pernyataan Donald Trump, dan mendorong untuk menggalang kekuatan internasiona, baik melalui PBB maupun OKI, supaya menggelar sidang menolak kebijakan sepihak Trump, demi terpeliharanya koeksistensi damai di Palestina, serta tercipta stabilitas politik dan keamanan di Timur Tengah,” kata Cak Imin, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Cak Imin mengatakan selama ini Palestina selalu mematuhi Perjanjian Oslo. Malahan deklarasi Negara Palestina oleh PLO pada 1988 silam sudah menegaskan bahwa Yerusalem adalah ibu kota resmi Palestina.

Perlu diketahui, Perjanjian Oslo pada 1993 silam telah menetapkan bahwa penyelesaian status Jerusalem secara permanen adalah pada perundingan antara Israel-Palestina sendiri. Semua "penyelesaian" di luar kerangka itu berarti pencaplokan, aneksasi, agresi, perampasan kedaulatan negara lain secara kasar.

“Namun dalam kenyataan itu tidak pernah terjadi, karena dicegah oleh Israel. Lalu apa hak AS dan Trump untuk menentukan secara sepihak bahwa Yerusalem adalah milik Israel?” ujarnya.

Cak Imin secara tegas mengecam perlakukan semena-mena Trump. Kebijakan tersebut dianggap sebagai provokasi yang akan membangkitkan kembali keresahan dan kemarahan di Timur Tengah.

“Kami menuntut pertanggungjawaban Duta Besar AS di Indonesia Joseph R. Donovan Jr. untuk menjelaskan hal ini kepada publik. Apa masih kurang keterlibatan AS dalam konflik berdarah di Irak dan Syria, sehingga provokasi tidak bertanggung jawab seperti ini mau diperluas lagi ke kota suci Jerusalem?” tegasnya.

Sementara sekutu-sekutu AS tidak sejalan dengan rencana pemindahan tersebut, Cak Imin menilai sebaiknya Trump mendengarkan sekutu-sekutunya.

“Agar AS tidak dinobatkan sebagai pemerintahan yang mendukung kolonialisme baru di Timur Tengah,” terangnya. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk