Pemerintah Kota Gunungsitoli
 
Disambut Bupati Nias
Sekjend Kemenkes RI Kunjungi RSUD Gunungsitoli

Dibaca sebanyak 1573 kali
Pemko Gunung Sitoli | Laporan: Adi Eli Laoly | Jumat, 24/11/2017 | 20:58:31 WIB
 
Setibanya di RSUD Gunungsitoli, Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM, saat memaikan baju adat Nias kepada Sekjend Kemenkes RI dr. Untung Suseno Sutarjo, M. Kes, Selasa (14/11/2017). [Foto: Adi Laoli]
Nias, Riausidik.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Untung Suseno Sutarjo, M. Kes mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungsitoli, dalam rangka kunjungan kerja dan pembinaan wilayah di daerah Sumatera Utara.

Rombongan Sekjend Kemenkes RI tiba di Bandara Binaka Gunungsitoli, disambut Bupati dan Wakil Bupati Nias, serta beberapa kepala SKPD Pemerintah Kabupaten Nias, Selasa (14/11/2017).

Selanjutnya rombongan langsung menuju RSUD Gunungsitoli milik Kabupaten Nias ini, di Jalan dr. Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli.

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM dalam sambutannya menyambut baik kunjungan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI tersebut.

"Kunjungan ini merupakan suatu kebahagiaan bagi kami masyarakat khususnya di Kabupaten Nias. Dan hal ini menunjukan perhatian dan dukungan Pemerintah Pusat terhadap pembangunan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Nias," kata Bupati.

Pada pemaparan Bupati Nias melaporkan kondisi keshatan di Kabupaten Nias masih dihadapkan pada masalah-maslah mendasar serta permasalahan pemerataan dan mutu pelayanan yang belum optimal, antara lain derajat kesehatan masyarakat yang masih rendah, tingginya kasus penyakit menular dan tidak menular, yakni penyakit malaria, demam berdarah, rabies, penyakit diabetes, tekanan darah tinggi dan HIV/AIDS yang telah ada di Kabupaten Nias.

Selain hal diatas permasalahan keadaan tenaga kesehatan yang sangat minim, bahkan menurut Bupati, sebanyak 5 Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Nias tidak memiliki dokter. Disamping beberapa jenis tenaga kesehatan lainnya seperti analisis, gizi, sanitarian dan tenaga farmasi, dimana hampir 60 persen tidak tersedia di Puskesmas, Ungkapnya.

Sementara di RSUD Gunungsitoli sendiri, masih dibututuhkan beberapa jenis dokter spesialis untuk memenuhi kebutuhan pelayanan, terlebih-lebih pasca ditetapkan sebagai RS rujukan se kepulauan Nias oleh Menkes RI dan Gubernur Sumatera utara yang melayani 5 kabupaten/Kota se kepulauan Nias dengan jumlah penduduk ± 806.213 jiwa. Ujar Sokhiatulo.

Menurut Sokhiatulo, Pemerintah daerah Kabupaten Nias tetap komitmen menyediakan anggaran minimal sebesar 10 % dari anggaran belanja APBD, untuk pembiayaan dibidang kesehatan. Namun besaran anggaran tentu disesuaikan dengan pagu aanggaran yang dialokasikan oleh Pemerintah pusat. Juga telah menyelenggarakan program jamkesmas, untuk memberikan jaminan bagi penduduk yang belum tercover melalui PBI pusat dan PBI Provinsi Sumut khususnya masyarakat miskin dan tidak mampu, Kata Sokhiatulo.

Untuk tahun anggaran 2017 telah dianggarkan sebesar Rp 8 Milyar untuk membayar iuran peserta program jamkesmas yang telah integrasi dengan BPJS kesehatan sejak tanggal 1 Mei 2017 yang lalu hingga saat ini. Dari 155.043 jiwa penduduk kabupaten Nias, yang telah memiliki jaminan kesehatan sebanyak 132.675 jiwa (85, persen) dan yang belum sebanyak 22.368 jiwa (14,43 persen), sedangkan yang dibiayai melalui program jamkesmas Kabupaten Nias sebanyak 23.885 jiwa (18 persen), bebernya.

Pemerintah Kabupaten Nias juga berkomitmen untuk memenuhi akreditasi baik RSUD maupun Puskesmas, khusus RSUD Gunungsitoli telah terlaksana survey akreditasi rumah sakit versi 2012 oleh Tim KARS pada tanggal 7 s/d 9 November 2017 yang lalu, sehingga diharapkan RSUD Gunungsitoli dapat terakreditasi Paripurna, untuk Puskesmas pendampingan telah dimulai untuk tahun ini dan pada tahun 2018 direncanakan dilaksanakan survey pada 7 (tujuh) Puskesmas dan target pada tahun 2019 dapat tercapai 1 puskesmas terakreditasi setiap kecamatan sesuai dengan roadmap yang telah disusun. Ucap Sokhiatulo

Ia juga memberitahu, bahwa untuk pelayanan kesehatan rujukan pada tahun 2017 ini telah dialokasikan DAK penugasan sebesar Rp. 42.268.561.000,- meningkat menjadi Rp. 53.406.208.000,- pada tahun 2018. Sedangkan untuk pelayanan kesehatan dasar, tahun 2017 alokasi DAK sebesar Rp. 29.366.556.000,- meningkat menjadi Rp. 45.207.144.000,- pada tahun 2018, terdiri dari DAK fisik sebesar Rp.33.588.984.000,- dan DAK Non fisik sebesar Rp. 11.618.160.000.

Menurutnya anggaran tersebut digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana RSUD Gunungsitoli, Puskesmas, pelayanan persalinan serta dukungan operasional upaya kesehatan dalam mendukung program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga (PIS-PK) dan pencapaian SPM bidang kesehatan di Kabupaten Nias

Selanjutnya, untuk memenuhi tenaga kesehatan, maka Kementerian kesehatan telah menempatkan tenaga kesehatan melalui Program WKDS (Wajib Kerja Dokter Spesialis ) sebanyak 2 orang di RSUD Gunungsitoli; Tim Nusantara Sehat di 5 (lima) puskesmas sebanyak 29 orang; dan 5 (lima) orang dokter umum melalui Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI), saat ini Pemerintah daerah sedang menyiapkan konsep Perda tentang pengangkatan tenaga kesehatan daerah

Diharapkan pada tahun 2018 dapat diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di RSUD dan Puskesmas dimasa yang akan datang, serta berharap agar kementerian kesehatan RI tetap mengalokasikan DAK serta menempatkan tenaga kesehatan di kabupaten/Kota se kepulauan Nias melalui program secara berkelanjutan, Harap Sokhiatulo.

Di tempat yang sama Sekjend Kemenkes RI dr. Untung Suseno Sutarjo, M. Kes mengatakan tujuannya mengunjungi RSUD Gunungsitoli untuk melihat langsung pelayanan di RSUD Gunungsitoli, serta akan dicari solusi terkait permasalahan ada, baik di bidang pelayanan, peralatan, sumber daya manusia, maupun dibidang pembangunan gedung.

Untung menyampaikan pihaknya saat ini sedang menggalakkan program, bagaimana mencegah supaya orang jangan sakit, serta memenuhi kebutuhan dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Untung menekankan agar rumah sakit selalu memberikan pelayaan yang baik kepada pasien, terutama pasien yang gawat agar segera diberi pertolongan. Dia juga menyoroti terkait disiplin pegawai dalam bekerja maupun dalam melayani pasien. “Pasien yang gawat harus ditolong jangan mengabaikan pasien hanya berdasarkan jam praktek”Tegasnya.

Adapun para rombongan yang ikut pada Kunker tersebut antara lain : drg.Usman Sumantri, M.Sc ( Kepala Badan PPSDM kesehatan ), dr. Tri Hesty Widyastuti, Sp.Mata, MPH (Direktur Yankes Rujukan), dr. Eka Viora, Spo Kj (Direktur Mutu dan Akreditasi), Drs. Setyo Budi Hartono, MM (Kepala Biro Keuangan), Sundoyo, SH, MKM, M.Hum (Kepala Biro Hukum), dr.Kalsum Komaryani, MPPM Kesehatan (Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan, Drs. Agustama Apt, M.kes (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut), dr.Zamaan tarigan, M.kes (Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan) dan dari badan pengawas RS (BPRS) provinsi sumut. ***
 

Selasa, 23/10/2018 - 11:19:36 WIB
Gubsu Terima Kunjungan FORKADA Nias

Rabu, 13/12/2017 - 13:43:11 WIB
Pemilu 2019 Mendatang, KPU Kota Gunungsitoli Lakukan Penataan Dapil

Rabu, 06/12/2017 - 10:54:17 WIB
Dianggap Ilegal Raja HP Cafe Rajanya Koki di Demo

Rabu, 29/11/2017 - 20:53:41 WIB
Juara I Diraih Pemahat dari Nias Selatan

Rabu, 29/11/2017 - 10:17:17 WIB
Datangkan Artis Ibu Kota PESTA YAAHOWU Resmi Di Tutup

Senin, 27/11/2017 - 17:32:28 WIB
Lomba Dayung PerahuTradisional Nias Ramaikan PESTA YAAHOWU.

Jumat, 24/11/2017 - 21:18:33 WIB
Lsm Penjara Demo Kantor Walikota

Jumat, 24/11/2017 - 21:02:08 WIB
Fatiwaso Optimis Majukan Desa Namohalu

Jumat, 24/11/2017 - 20:58:31 WIB
Sekjend Kemenkes RI Kunjungi RSUD Gunungsitoli

Jumat, 24/11/2017 - 08:00:08 WIB
Mayjen Pur. Christian Zebua Tinjau Stand Pameran

Rabu, 22/11/2017 - 08:01:22 WIB
Berpotensi Tsunami, Ini Kata BMKG

Jumat, 17/11/2017 - 06:59:17 WIB
Bupati Nias Ajukan Dua Ranperda ke DPRD

Jumat, 17/11/2017 - 06:47:52 WIB
Kasat: Tilang Naik, Laka Nihil

Senin, 13/11/2017 - 20:39:47 WIB
JPKP Desak Polres Nias Usut Kasus Bazaro Harefa

Jumat, 10/11/2017 - 22:45:30 WIB
Magiao Satwa Langka Kini Terancam Punah

Jumat, 10/11/2017 - 22:10:08 WIB
Yusman Tewas Terseret Arus Sungai Oyo

Minggu, 05/11/2017 - 21:11:56 WIB
Kapolres Nias Pimpin Rakor Lintas Sektoral

Jumat, 03/11/2017 - 18:48:47 WIB
Puluhan Sekolah Menjadi Binaan Kejari Nisel

Jumat, 03/11/2017 - 18:32:26 WIB
Pemko Bangun Patung Yesus di Soarowiga

Rabu, 01/11/2017 - 19:04:26 WIB
Kapolres Nias Pimpin Apel Pasukan

Selasa, 31/10/2017 - 18:57:41 WIB
DPR RI Tinjau RSUD Gunungsitoli

Selasa, 31/10/2017 - 18:38:07 WIB
Wawako Gunungsitoli Tutup MTQ

Selasa, 24/10/2017 - 16:27:05 WIB
Tiga Perwira di Polres Nias Disertijab

Senin, 16/10/2017 - 08:12:32 WIB
Mesin Setor Tunai Macet, Nasabah BRI Kesal

Kamis, 12/10/2017 - 16:27:48 WIB
Petani Padi dan Peternak Sapi Dapat Asuransi

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KOTA GUNUNGSITOLI © 2013