Pemerintah Kota Gunungsitoli
 
DPR RI Tinjau RSUD Gunungsitoli

Dibaca sebanyak 1397 kali
Pemko Gunung Sitoli | Laporan: Adi Eli Laoly | Selasa, 31/10/2017 | 18:57:41 WIB
 
Rombongan Anggota DPR RI dari komisi IX melakukan dialog dengan pihak RSUD Gunungsitoli, di RSUD Gunungsitoli, Sabtu (28/10/2017). [Foto: Adi Eli Laoly]
Gunungsitoli, Riausidik.com - Rombongan anggota DPR RI anggota dari komisi IX, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungsitoli, Sabtu (28/10/2017).

Selain para wakil rakyat dari pusat itu, juga turut hadir, beberapa orang tim dari Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Tenaga Kerja RI, Balai Pengawasan Obat dan Makanan RI, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.

Direktur RSUD Gunungsitoli, dr. Julianus Dawölö M.Kes, dalam pidato sambutannya mengungkapkan perihal kondisi umum RSUD Gunungsitoli yang masih banyak kekurangan, terutama di sisi Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya tenaga dokter spesialis.

"Kita di sini kekurangan dokter spesialis. Saat ini, kami butuh tambahan 18 dokter spesialis dengan sepuluh jenis spesialisiasi," katanya.

Begitu pula dengan sarana prasarana gedung RSUD yang ada sekarang, seringkali tak cukup untuk menampung pasien yang datang.

"Rumah sakit ini merupakan rumah sakit rujukan regional Kepulauan Nias. Pasien sering tidak tertampung dan terpaksa dirawat di lorong-lorong. Sekarang saja sedikitnya ada 32 pasien yang tidak kebagian ruang perawatan, namun sekarang ini RSUD milik Pemerintah Kabupoaten Nias ini sedang dalam pembangunan penambahan ruang perawatan," ungkapnya.

“Kucuran Dana Alokasi Khusus Penugasan yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Nias tahun 2017 ini untuk pembangunan penambahan gedung baru RSUD Gunungsitoli. Dengan kucuran dana tersebut, akan ada 26 Ruang ICU, 21 Ruang Instalasi Hemodialisa, 17 Ruang Poliklinik Spesialis, enam Ruang Operasi, dan ratusan ruang perawatan yang baru,” beber Dawolo.

"Pembangunannya ada tiga tahap. Tahap pertama sebesar Rp42 miliar sudah turun dan sedang berjalan pembangunannya. Harapan kami, Komisi IX DPR-RI dapat membantu menyetujui kucuran dana tahap kedua sebesar Rp59 miliar, karena masih banyak kekurangan lainnya, seperti distribusi cakupan layanan, sarana dan prasarana pendukung, dan lain-lain," ujarnya mengakhiri.

Selanjutnya, pimpinan rombongan Komisi IX DPR RI, DR Saleh Partaonan Daulay MAg, dalam pidato arahannya pada intinya mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan seluruh aspirasi yang telah disampaikan, termasuk peningkatan akreditasi seraya berpesan agar pengembangan infrastruktur rumah sakit diiringi pula dengan peningkatan pelayanan.

"Tadi yang disampaikan direktur akan jadi referensi bagi kami, tetapi sampaikan dulu salam saya sama pak Bupati," kata Saleh.

Terkait kekurangan tenaga dokter spesialis, Saleh mengakui bahwa di daerah terpencil memiliki masalah yang sama. Ini disebabkan para dokter spesialis tidak mau ditempatkian di daerah terpencil. Namun Saleh meyakinkan akan berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di daerah-daerah.

“Diseluruh Indonesia masalah kurangnya dokter spesialis di RSUD di daerah terpencil, sudah menjadi problem Nasional, ini bisa dikatakan sebuah penyakit akut yang tak kunjung sembuh," ujar Saleh berkelakar.

Selanjutnya, acara diisi dengan diskusi/tanya jawab antara seluruh dokter dan pegawai RSUD Gunungsitoli dengan para anggota Komisi IX DPR-RI. Kemudian diteruskan dengan meninjau beberapa ruang di RSUD Gunungsitoli, antara lain ruang Instalasi Gawat Darurat, ruang rawat dewasa, ruang rawat anak, dan farmasi. ***
 

Selasa, 23/10/2018 - 11:19:36 WIB
Gubsu Terima Kunjungan FORKADA Nias

Rabu, 13/12/2017 - 13:43:11 WIB
Pemilu 2019 Mendatang, KPU Kota Gunungsitoli Lakukan Penataan Dapil

Rabu, 06/12/2017 - 10:54:17 WIB
Dianggap Ilegal Raja HP Cafe Rajanya Koki di Demo

Rabu, 29/11/2017 - 20:53:41 WIB
Juara I Diraih Pemahat dari Nias Selatan

Rabu, 29/11/2017 - 10:17:17 WIB
Datangkan Artis Ibu Kota PESTA YAAHOWU Resmi Di Tutup

Senin, 27/11/2017 - 17:32:28 WIB
Lomba Dayung PerahuTradisional Nias Ramaikan PESTA YAAHOWU.

Jumat, 24/11/2017 - 21:18:33 WIB
Lsm Penjara Demo Kantor Walikota

Jumat, 24/11/2017 - 21:02:08 WIB
Fatiwaso Optimis Majukan Desa Namohalu

Jumat, 24/11/2017 - 20:58:31 WIB
Sekjend Kemenkes RI Kunjungi RSUD Gunungsitoli

Jumat, 24/11/2017 - 08:00:08 WIB
Mayjen Pur. Christian Zebua Tinjau Stand Pameran

Rabu, 22/11/2017 - 08:01:22 WIB
Berpotensi Tsunami, Ini Kata BMKG

Jumat, 17/11/2017 - 06:59:17 WIB
Bupati Nias Ajukan Dua Ranperda ke DPRD

Jumat, 17/11/2017 - 06:47:52 WIB
Kasat: Tilang Naik, Laka Nihil

Senin, 13/11/2017 - 20:39:47 WIB
JPKP Desak Polres Nias Usut Kasus Bazaro Harefa

Jumat, 10/11/2017 - 22:45:30 WIB
Magiao Satwa Langka Kini Terancam Punah

Jumat, 10/11/2017 - 22:10:08 WIB
Yusman Tewas Terseret Arus Sungai Oyo

Minggu, 05/11/2017 - 21:11:56 WIB
Kapolres Nias Pimpin Rakor Lintas Sektoral

Jumat, 03/11/2017 - 18:48:47 WIB
Puluhan Sekolah Menjadi Binaan Kejari Nisel

Jumat, 03/11/2017 - 18:32:26 WIB
Pemko Bangun Patung Yesus di Soarowiga

Rabu, 01/11/2017 - 19:04:26 WIB
Kapolres Nias Pimpin Apel Pasukan

Selasa, 31/10/2017 - 18:57:41 WIB
DPR RI Tinjau RSUD Gunungsitoli

Selasa, 31/10/2017 - 18:38:07 WIB
Wawako Gunungsitoli Tutup MTQ

Selasa, 24/10/2017 - 16:27:05 WIB
Tiga Perwira di Polres Nias Disertijab

Senin, 16/10/2017 - 08:12:32 WIB
Mesin Setor Tunai Macet, Nasabah BRI Kesal

Kamis, 12/10/2017 - 16:27:48 WIB
Petani Padi dan Peternak Sapi Dapat Asuransi

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KOTA GUNUNGSITOLI © 2013